Berita Terbaru

Sunday, April 28, 2019

Tempuh 13 jam, SWM ber Jetski menuju Miangas
by fadjrin - 0




SWM di atas jetski di pantai Beo sebelum menuju Miangas.



MELONGUANE, SMCOM.-.Keinginan yang kuat belum tentu bisa mewujudkan apa yang diimpikan, jika tidak dibarengi dengan tekad dan nyali yang luar biasa.
Meski sempat diberi pertimbangan oleh Ketua DPRD Max FM Lua, maupun Sekab Ir Adolf Binilang bersama para pejabat lainnya, namun tekad Bupati Kepulauan Talaud SWM (Sri Wahyumi Manalip) untuk mengukir sejarah, tak mampu dibendung.


Menunggangi jetski, SWM bertolak dari Pantai Beo menuju Pulau Miangas yang berjarak 127 Mil, guna memastikan Rekor perjalanan menggunakan jetski terjauh yang pernah dilakukan di Indonesia oleh seorang Kepala Daerah. Otomatis baik yang ikut mendampingi atau mengawal, juga yang memantau dari daratan Pulau Karakelang, Miangas bahkan dari Manado dibuat ngeri.


"Berdasarkan ramalan BMKG ketinggian ombak pada saat Ibu SWM melakukan perjalanan dengan jetski itu 4 meter bahkan lebih," ungkap Kadis Perhubungan Leida Dachlan, seusai paripurna LKPJ atau sehari sebelum keberangkatan Bupati SWM menuju Miangas.


SWM di atas jetski  menuju Miangas.

Jam demi jam berlalu, hingga malam tiba, belum juga ada kabar berita tentang perjalanan membelah Samudera Pasifik oleh sang petarung dari perbatasan, sebuah jukukan yang diberikan Budayawan senior Sulut Iverdixon Tinungki kepada SWM dalam biografi sang bupati.

"Bupati sudah tiba di Miangas setelah menempuh perjalanan selama 13 jam lebih, puji Tuhan," kata Sekab Ir Adolf Binilang melali pesan singkat, yang langsung saja dikabarkan oleh banyak pihak di media sosial disambut ucapan syukur seluruh orang yang menanti kabar perjalanan Bupati SWM.

Perjalanan yang seringkali menghadapi bahaya yang dilakoni Bupati SWM ini untuk yang kelima kalinya, tak urung meski sudah terbiasa dengan nyali sang pemimpin, membuat bawahannya sering was-was manakala sang bupati melakukan sebuah aksi yang beresiko tinggi.
Meski demikian, Bupati SWM yang sempat dinyatakan hilang sewaktu pulang daru berkampanye untuk pemenangan calon bupati sangihe dua tahun yang laku, tak pernah surut nyalinya.


SWM saat melakukan terjun payung.


Bahkan perempuan cantik yang dengan jujur mengakui kalau dirinya tidak bisa berenang menanggapi santai setiap tanya orang tentang setiap tindakan dan aksinya yang ekstrem.
"Hidup mati itu di tangan Yang Kuasa. Bagi saya melayani tanpa batas bagi masyarakat Talaud adalah hal mutlak yang harus saya lakukan. Jika tidak dilakukan, maka saya bukan pemimpin yang baik. Sebagai pemimpin saya harus siap kapanpun dibutuhkan dan siap melakukan terobosaan demi Talaud. Soal apa yang saya lakukan dinilai nekat atau apalah, saya terima sebagai sebuah kewajaran.

Karena bagi saya, niat saja tidak cukup. Perlu aksi nyata dengan nyali besar untuk mewujudkan setiap keinginan kita," ujar SWM sambil tertawa lepas dalam wawancara khusus dengan media ini.
Kini, perjalanan 127 mil dengan durasi waktu 13 jam sudah diukir sebagai sebuah rekor, mengelilingi Pulau Karakelang bermotor ria sudah dia lakukan. Satu hal lagi yang bakal dilakukan Sang Petarung dari Perbatasan yang selalu tak ingin dikatakan cantik meski diakui atau tidak memiliki paras yang ayu ini, yakni menaklukan udara melalui terjun payung yang akan dilaksanakan mulai 2 sampai 8 Mei nanti.

Sebagai orang yang mengagumi sosok SWM, banyak orang yang cemas sekaligus bercampur penasaran menantikan aksi sang bupati, yang digadang-gadang bakal maju dalam Pilwako Manado tahun depan ini.
"Bupati SWM ini ibaratnya sesuatu yang ngeri-ngeri sedap. Ngeri melihat nyalinya tapi sedap dinikmati dan dikagumi setiap hasil kerja nyata yang dia lakukan selama ini. Lima tahun mengikuti perjalanan kepemimpinannya di Talaud ibarat naik roller coaster, ngeri tapi sensasi dan kenikmatannya membuat ketagihan. Soal menuju Manado biar waktu yang menjawab, seperti yang pernah SWM katakan biar semua mengalir di hidupnya," ungkap Denny Dalihade salah satu wartawan senior.(efh)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment