Berita Terbaru

Wednesday, March 20, 2019

Pemekaran Kecamatan Bannada Masuki Babak Baru
by fadjrin - 0

foto: ist



MELONGUANE, SMCOM -Pada tanggal 8 Mei 2018 lalu, pemekaran Kecamatan Bannada dari Kecamatan Gemeh dideklarasikan. Kini  perjuangan  pemekaran kecamatan baru  di Kabupaten Kepulauan Talaud tersebut  telah memasuki babak baru. 

Melalui kunjungan kerja DPRD, Senin (18/3/2019)  di Desa Bannada dalam rangka tindak lanjut   Propemperda 2019, khususnya Perda Inisiatif DPRD : Ranperda Pemekaran Kecamatan Bannada yang dihadiri tiga legislator gabungan komisi, yaitu Pdt. Van Heifel Ambuliling, S.Teol, Semuel Bentian, SH dan Reko Poae, S.Pd, bersama Pemerintah Kecamatan, Kepala Desa dan Ketua BPD  se - Kecamatan Gemeh, panitia pemekaran setempat dan tokoh - tokoh masyarakat kembali  membahas terkait pemekaran  dan proses  perampungan berbagai dokumen berupa data - data umum yang nantinya akan dibahas oleh gabungan komisi.

Anggota DPRD Pdt. Van Heifel Ambuliling, S. Teol saat dihubungi RRI, Selasa (19/3/2019) mengungkapkan pemekaran  tersebut memang telah  masuk sebagai Rancangan Peraturan Daerah Inisiatif  ( Ranperda)   DPRD yang  dokumen Naskah Akademik dan draf Ranperdanya telah teranggar dalam APBD Tahun Anggaran 2019.  Dalam proses perampungan dokumen yang harus dilengkapi adalah data -data dasar  yang dipersyaratkan seperti  dokumen persetujuan semua desa, dokumen profil desa, peta kecamatan, foto - foto fasilitas pendukung seperti bakal kantor - kantor yang akan digunakan.

" Mengenai kapan kecamatan ini akan dimekarkan. Kita ikuti syarat dan mekanisme yang berlaku. Setelah selesai draf perdanya, selanjutnya  minta rekomendasi ke Gubernur, terus ke Kemendagri. Sejak ini digagas sentimen provinsi dan  pusat sangat positif . Adapun jumlah dana yang dianggarkan dalam APBD 2019 untuk dua naskah akademik dan draf perda sebesar 80 Juta Rupiah, ini belum termasuk proses konsultasi dan lain - lain," jelas Ambuliling

Menanggapi komentar Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip diakun Facebooknya yang mengatakan bahwa Kecamatan Bannada siap dimekarkan  pada bulan Juli tahun ini. Ambuliling  menilai itu sangat positif. Menurutnya optimisme dan komitmen Kepala Daerah  Wanita Pertama di Bumi Porodisa ini akan menjadi  energi ekstra untuk percepatan perjuangan  peresmian kecamatan Bannada. 

" Animo masyarakat terkait pemekaran tersebut juga  Sangat luar biasa. Semua elemen masyarakat mendukung, ini nyata dari lokasi hibah tanah perkantoran yang  telah rampung," katanya 


Disebutkan politisi Partai Demokrat ini ada enam desa yang masuk di Kecamatan Bannada diantaranya Taruan, Malat, Malat Utara, Apan dan Lahu. 

"  Untuk  ibukotanya di Bannada, karena Bannada  sebagai pusat kebudayaan kuno Talaud. Ekspektasi kedepan   dengan pemekaran ini, pelayanan publik akan makin baik, rentang kendali pemerintahan makin dekat, pembangunan akan makin maju dan  ekonomi akan terus meningkat," kunci legislator yang dikenal vokal memperjuangkan aspirasi rakyat tersebut.(efh)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment