Berita Terbaru

Friday, March 29, 2019

Bupati Talaud Minta Pusat dan Provinsi Serius Bangun infrastruktur Perbatasan NKRI - Filipina
by fadjrin - 0

foto: ist

MELONGUANE, SMCOM - Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip, SE menghadiri Musrenbang regional Sulawesi Tahun 2019 dan pembukaan Musrenbang RKPD 2020 Prov Sulut.

Kegiatan yang mengusung thema peningkatan infrastruktur untuk pembangunan sumber daya dan penguatan ekonomi wilayah sulawesi, secara resmi dibuka Wagub Sulut Drs Steven OE Kandouw, di Sintesa Peninsula Hotel Manado, Senin  (1/4/2019).

Saat ditemui dijeda kegiatan, Bupati Wanita Pertama Talaud ini mengatakan, keprihatinan dan kerinduannya adalah keberpihakan yang benar-benar serius terhadap daerah kepulauan seperti Talaud.

"Infrastruktur jalan, jembatan, pelabuhan dan lainnya yang menjadi kewenangan pusat dan provinsi harus lebih dioptimalkan dalam tindak nyata. Karena masyarakat menantikan hal yang dijanjikan sejak hampir lima tahun lalu tersebut. Saya sangat berharap ini menjadi perhatian serius pusat dan provinsi," ungkap Bupati SWM

Menurut Manalip sebagai daerah yang menjadi Beranda terdepan utara NKRI, sudah selayaknya jika pembangunan infrastruktur di daerah kepulauan baik Sitaro, Sangihe dan Talaud mendapat perhatian lebih.

"Hal penting lainnya adalah komunikasi dan koordinasi agar terbangun sinergitas yang baik," harap Manalip

Sementara dalam sambutannya mewakili Gubernur Sulut, Wagub Drs Steven O. E Kandouw meminta pemerintah regional se-Sulawesi untuk bersinergis, suplementer komplementer karena ada faktor sebab akibat, dalam derap langkah pembangunan regional karena nampak hampirtidak ada daerah di Sulawesi yang bisa berdiri sendiri.

"Tetapi ini catatan saya kepada pemerintah pusat, jangan sekali-sekali melihat orientasi pembangunan pada padat dan tidak padat penduduk, besar dan kecil wilayah, prioritas dan tidak. Ini hal yang membahayakan, sekaligus kritik bagi Kementerian Pariwisata yang menetapkan 10 daerah prioritas destinasi pariwisata. Lalu daerah lainnya apa? cuma pajangan," ucap Wagub Sulut

Sebagian besar kota/kabupaten di Sulut, menurut Kandouw memiliki kemampuan fiskal pas-pasan aliasan PAD tidak mampu membiayai daerahnya sendiri. Tidak ada jalan lain pemerintah pusat harus turun tangan.

"Tahun ini begitu banyak badan yang hadir mulai dari balai jalan sampai ke-PU-an. Masa kepala desa saja diberi kewenangan mengelola keuangan, kok bupati/walikota dan gubernur tidak,?," katanya 

Ada beragam issu yang berkembang termasuk di sektor perikanan, sumber daya listrik dan sektor lainnya yang perlu dibicarakan dan dibahas dalam acara Musrenbang regional se-Sulawesi. 
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment