Berita Terbaru

Wednesday, November 28, 2018

Pengawasan Hutan Lindung Lemah
by Frani Bagawie - 0

Rainier Dondokambey.
AIRMADIDI,SMCOM-Keberadaan kawasan hutan lindung sangat penting untuk penyediaan air dan oksigen bagi makhluk hidup. Namun sayangnya, pengawasan terhadap kelestarian hutan lindung sangat lemah dari pemerintah. Hal ini dibuktikan dengan minimnya jumlah personil Polisi Kehutanan (Polhut) yang disiapkan pemerintah melalui Dinas Kehutanan Daerah Sulut.
Minimnya petugas lapangan atau Polhut untuk melakukan pengawasan, diakui oleh Kepala kantor Kesatuan Pengelolaam Hutan Lindung Unit VI Wilayah Manado, Minahasa Utara dan Bitung, Rainier Dondokambey. Sebab, di instansi yang dipimpinnya hanya terdapat 23 Polhut yang bertugas mengawasi 27.100 hektar hutan lindung di 3 wilayah ini. "23 petugas ini terdiri dari 11 petugas ASN dan 12 petugas pembantu Polhut yang hanya Tenaga Harian Lepas (THL). Jadi jumlahnya sangat minim untuk melakukan pengawasan," ujar Dondokambey kepada wartawan, Rabu (28/11).
Menurut Dondokambey, seharusnya jumlah maksimal petugas Polhut untuk melakukan pengawasan di luasan hutan lindung 3 kabupaten/kota ini adalah berjumlah 55-60 orang. Sebab, seorang Polhut harus mampu mengawasi 500 hektar. "Hutan lindung paling besar besar berada di Kabupaten Minut sehingga pengawasan harus lebih dimaksimalkan," ungkapnya.
Untuk mengisi kekurangan Polhut ini, tambah Dondokambey, penambahan petugas akan dilakukan pada tahun 2019 mendatang. "Penambahan perlu meskipun itu hanya bersifat THL yang akan kami rekrut," tambahnya.(lee)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment