Berita Terbaru

Thursday, October 18, 2018

Bibir dan Benij Palsu Mulai Marak di Minut
by Frani Bagawie - 0

KEPALA Dinas Pertanian Minut, Wangke Karundeng.
AIRMADIDI,SMCOM--Petani di Kabupaten Minut diminta mewaspadai adanya peredaran bibit dan benih palsu. Sebab penjualan bibit dan benih palsu ini pernah ditemuka oleh Dinas Pertanian sesuai dengan laporan petani. Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Pertanian Minut, Wangke Karundeng. "Memasuki musim tanam ink, petani harus waspadai penjualan bibit dan benih palsu karena itu tidak ada label atau tanda sertifikasi," ujar Karundeng kepada wartawan, Kamis (18/10).
Dikatakan Karundeng, mengantisipasi adanya petani yang dirugikan, maka pihaknya sudah menurunkan tim pengawas ke lapangan untuk melakukan pengawasan. Bahkan toko pertanian yang menjual bibit dan benih pun ikut diperiksa. "Ada tim pengawas benih yang sudah turun dan tidak didapati toko pertanian yang menjual benih palsu. Perlu diwaspadai adalah penjual bibit keliling yang diduga mereka menjual bibit palsu. Sebab, bibit yang dijual di pinggir jalan itu tidak berlabel," kata Karundeng.
Ditambahkan Karundeng, bibit dan benih asli harus memiliki lebel dari lembaga pengawasan sertifikasi dan mutu benih. Dan itu bisa terlihat dalam kemasan untuk bibit. Sementara untuk benih akan terlihat label yang dikalungkan pada pohon tanaman. "Bibit palsu seperti mangga, durian, padi dan jagung mulai marak. Jadi petani harus waspada dan kenali produk yang dibeli dengan memperhatikan label sertfikasi," tambah Karundeng.(lee)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment