Berita Terbaru

Wednesday, October 3, 2018

Alasan Pendidikan, Polsek Dimembe Lepas Pelaku Cabul
by Frani Bagawie - 0

POLSEK Dimembe.(foto:ist)
AIRMADIDI,SMCOM—Kasus asusila kembali terjadi di wilayah hukum Polres Minut. Ini terbukti dengan ditangkapnya JM alias Juan (18) warga Desa Tetey Kecamatan Dimembe Kabupaten Minut karena diduga telah mencabuli Bunga (nama samaran) umur 16 tahun sehingga harus berhadapan dengan Polsek Dimembe.
Namun menariknya, tersangka setelah menjalani pemeriksaan 2 jam pada Selasa (2/10) lalu, akhirnya dilepas kembali dengan alasan yang bersangkutan masih duduk di bangku pendidikan.
Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum, saat itu korban berada di kantor balai Desa Tatelu sekira pukul 13:00 Wita pada Senin (1/10) lalu, sehabis pulang sekolah. Kemudian tersangka menghantar korban ke rumah saudara pelaku tepatnya di Kelurahan Wonasa Manado dikarenakan tidak ada orang.
Dengan bujuk rayu semanis gula, tersangka meminta korban untuk melakukan hubungan layaknya suami istri dan akhirnya korban pun mengiyakan bujukan tersebut. Sementara dari orang tua korban yang cemas anak kesayangan belum juga pulang selama sehari, akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polsek Dimembe pada Senin (1/10) lalu.
Alhasil dari laporan tersebut pihak Polsek Dimembe langsung menindaklanjutinya. Keesokan harinya atau tepatnya pada Selasa (2/10) pagi, tersangka membawa korban ke rumah teman korban. Kemudian sekira pukul 11:00 Wita, tersangka kembali menjemput korban dan menghantar korban ke rumahnya.
Tanpa diketahui tersangka, pihak kepolisian Polsek Dimembe sudah berada di rumah tersangka dan langsung di gelandang ke Mapolsek Dimembe. Namun sangat disayangkan, hanya berselang 2 jam setelah penangkapan, diduga tersangka kemudian dilepaskan Polsek Dimembe dengan alasan tersangka masih dibawah umur dan akan mengikuti ujian mid semester di sekolah.
Kapolsek AKP Fenti Kaulur saat dikonfirmasi menjelaskan saat melakukan pemeriksaan tersangka yang masih duduk di bangku sekolah mengatakan jika tersangka akan mengikuti ujian. "Iya karena kami selaku kepolisian yang tidak mau menghalangi masa depannya, maka kami melepaskannya sementara. Namun untuk proses pemeriksaan akan terus berlanjut setelah tersangka menyelesaikan ujian," ujar Kapolsek.
Saat ditanya apakah ada unsur yang bisa membuat tersangka ditahan, Kapolsek pun menjelaskan, hal tersebut masih akan didalami untuk dilakukan penahanan atau tidak. “Hal tersebut masih akan kami dalami, apakah yang bersangkutan akan ditahan atau tidak,” pungkas Kapolsek.
Sementara itu, Kepala Sekolah Fransiska Paseki tempat tersangka bersekolah saat dikonfirmasi mengatakan, memang ada ujian mid semester, namun untuk siswa tersebut yakni pelaku tidak pernah terlihat di sekolah dan sama sekali tidak dikenali kepsek. "Iya tadi ada sempat mengikuti ujian, namun pas masuk jam ke dua, pelaku meminta ijin karena ada urusan penting di Polsek Dimembe dan kami pun pihak sekolah mengijinkan," jelas Paseki.
Sementara keluarga korban meminta pihak kepolisian untuk memproses kasus tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku. "Kami minta pihak kepolisian jangan pandang bulu dan untuk kasus tersebut harus di proses sesuai hukum yang berlaku," tegas keluarga di Mapolsek Dimembe.(lee)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment