Berita Terbaru

Wednesday, October 3, 2018

Akan Ada Tersangka Baru Dalam Kasus Sekdes Fiktif
by Frani Bagawie - 0

KASI Pidsus Kejari Airmadidi, Anthonius Silitonga SH.(foto:ist)
AIRMADIDI,SMCOM--Kasus Sekretaris Desa (Sekdes) fiktif di Minut, meskipun sedikit lama pengungkapannya, namun terus digulir oleh Kejari Airmadidi. Buktinya, selain MP alias Max selaku mantan Asisten III Pemkab Minut telah ditetapkan sebagai tersangka, akan ada tersangka lainnya yang akan diumumkan pihak Kejari Airmadidi dalam waktu dekat ini.
Kasi Pidsus Kejari Airmadidi, Anthonius Silitonga SH saat konfirmasi mengatakan hingga saat ini masih dalam pemeriksaan saksi-saksi yang ada dan untuk penetapan tersangka dapat dipastikan ada penambahan tersangka.
Namun dirinya telah memastikan jika kasus ini akan menghadirkan tersangka baru. "Penambahan tersangka dapat dipastikan ada namun saat ini masih dalam pemeriksaan saksi-saksi yang ada," ujar Silitonga saat dihubungi lewat via telepon, Rabu (3/10).
Saat ditanya terkait apakah calon tersangka lainnya adalah anggota ASN atau pensiunan, Silitonga mengatakan bisa saja ASN ataupun warga sipil yang terlibat. "Iya untuk penetapan tersangka dipastikan ada, namun untuk calon tersangka ASN atau Sipil tunggu saja hasil pemeriksaan," tambah Silitonga.
Diketahui kasus ini bergulir sejak tahun 2009, dimana Pemkab Minut yang saat itu dipimpin oleh Bupati Sompie Singal MBA dan Wakil Bupati Yulisa Baramuli mengangkat Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 96 orang lewat jalur Sekdes. Namun Sekdes yang diangkat tersebut berasal dari desa yang sebenarnya tidak ada di Minut. Dalam pengangkatan Sekdes menjadi ASN ini terindikasi telah terjadi konspirasi besar karena mereka yang diangkat merupakan kenalan dan kerabat dekat eksekutif maupun legislatif. Lagipula sebagian besar yang diangkat tidak pernah bertugas sebagai Sekdes. Parahnya untuk pengangkatan tersebut, diduga mereka dimintai uang sebesar Rp40 juta hingga Rp75 juta per orang oleh oknum panitia. Hingga aliran dana yang mengalir saat itu mencapai miliaran rupiah.
Kasus ini bergulir dalam rentang waktu tiga kepemimpinan Kejari Minut yang berturut-turut dipimpin oleh Kajari Irvan Samosir SH MH, kemudian beralih kepada Agus Sirait SH MH dan yang terakhir Rustinigsih SH MSi.(lee)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment