Berita Terbaru

Tuesday, September 18, 2018

Deklarasi Pemilu 2019, VAP Minta Stop Baku Cungkel
by Frani Bagawie - 0

DEKLARASI "Pemilu 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk" di lokasi lapangan Desa Kaima, Kecamatan Kauditan.(foto:ist)
AIRMADIDI,SMCOM--Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Selasa (18/9) menggelar deklarasi "Pemilu 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk" di lokasi lapangan Desa Kaima, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dan turut dihadiri KPU, Bawaslu dan ribuan masyarakat Minut.
Dalam deklarasi tersebut, Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan (VAP) mengatakan Pemilu 2019 mendatang, kader partai politik maupun simpatisan jangan saling menjatuhkan. "Di Minut hingga saat ini daftar calon sementara ada 355 orang. Jadi kita lihat sama-sama nanti pada tanggal 20 November mendatang akan ada pengumuman dari KPU tentang daftar calon tetap (DCT). Jadi jangan karena beda calon terus sudah saling menjatuhkan. Stop baku cungkel antara saudara," ujar VAP.
Lanjut dikatakan VAP, tujuan pemilu ini adalah untuk membangun Minut menjadi sejahtera lewat calon legislatif dan Presiden yang akan kita pilih. Untuk itu diharapkan warga bisa sama-sama mendukung Pemilu 2019. "Iya seperti yang tertulis di baliho kali ini dalam deklarasi, tolak politik uang, kami menolak politik dalam tempat ibadah, kami siap mendukung Pemilu 2019 aman damai sejuk dan anti Hoax," terang Bupati Minut sembari mengatakan pemerintah kabupaten Minahasa Utara mendukung pemilu 2019.
Dalam deklarasi tersebut juga ditandai dengan penandatangan spanduk dan pembacaaan ikrar di atas panggung yang disaksikan ribuan masyarakat Minut.
Adapun dalam baliho yang ditandatangani ini bertuliskan 'kami masyarakat Minahasa Utara bertekad mewujudkan pemilu 2019 yang aman damai dan sejuk' kemudian 'kami masyarakat Minahasa Utara bertekad untuk menolak dan melawan politik uang, menolak dan melawan politisasi sara, menolak politisi tempat ibadah, menyatakan stop berita bohong dan muatan provokasi di media sosial, menyatakan stop fitnah dan ujaran kebencian di media sosial. Lalu 'kami masyarakat Minahasa Utara mendukung kepolisian negara republik Indonesia untuk melakukan penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran  yang berkaitan dengan pemilu  2019'.(lee)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment