Berita Terbaru

Thursday, July 5, 2018

Sejumlah Pejabat Terancam di Mutasi, Realisasi EPRA Baru 34,52%
by Frani Bagawie - 0

Pelaksanaan Rapat EPRA yang dipimpin langsung oleh Bupati Minut.(foto:glen/smcom)
AIRMADIDI SMCOM--Pemkab Minut melalui Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah, Kamis 5 Juli 2018, melaksanakan rapat Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA) yang dilaksanakan di kantor Bapelitbang Minut. Kegiatan ini dibuka dan dipimpin secara langsung oleh Bupati Minut Vonnie A Panambunan dan turut dihadiri oleh sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jajaran Pemkab Minut.

Menariknya, dalam kegiatan ini, Bupati Vonnie sempat memberikan peringatan keras bagi sejumlah pejabat, terlebih bagi mereka yang tidak hadir dalam rapat tersebut. Peringatan ini pun tidak maun-main karena ada beberapa pejabat terancam di mutasi dari jabatannya. "Jika sampai 3 kali pelaksanaan rapat EPRA tidak hadir, maka pejabat yang bersangkutan akan saya ganti," tegas Bupati.

Bupati juga sempat menyorot sejumlah SKPD yang realisasi anggarannya masih cukup rendah senilai masuk zona merah. Sebab masih ada 23 dari 65 SKPD yang mendapat zona merah. "Saya harapkan ini menjadi perhatian bagi SKPD-SKPD yang masuk zona merah," tambah Bupati.

Sementara itu, berdasarkan laporan Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Pemkab Minut menyatakan jika realisasi anggaran posisi 30 Juni 2018 baru sebesar 34,52% atau Rp310.698.022.883 dari Rp899.985.710.479. Ironisnya semuanya puskesmas yang ada di Kabupaten Minut sangat minim realisasi anggaran sehingga masuk zona merah. Bahkan ada yang realisasinya 1,12% saja. "Target realisasi anggaran kita hingga triwulan kedua adalah 35% dan pencapaian ini sudah baik," ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Minut, Drs Allan Mingkid.(lee)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment