Berita Terbaru

Sunday, July 22, 2018

Maju Bacaleg, Ini Alasan Amoy
by fadjrin haryanto - 0

foto: ist


MANADO, SMCOM - Satu lagi artis Manado yang akan unjuk gigi di dunia perpolitikan Kota Manado, dengan maju sebagai bakal calon legislator (Bacaleg) Manado. Dia adalah Ramli Hiola, yang lebih dikenal sebagai Amoy, pelawak yang sering menghiasi program acara di salah satu stasiun televisi lokal Sulawesi Utara. 

Pria kelahiran Manado, tahun 1974 silam ini, memilih Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai kendaraan politiknya pada daerah pemilihan Tikala-Paal Dua. Ketika diwawancarai KlikNews beberapa waktu lalu, pria yang hobi melawak sejak kanak-kanak ini mengungkapkan alasannya terjun ke dunia politik. 

“Jika dulu saya sering membuat orang tertawa, sekarang bagaimana memberi kesenangan lewat anggota DPRD juga, artinya saya bisa mewakili rakyat,” ujarnya.
“Mungkin mereka yang tak terbiasa dengan masyarakat akan merasa malu, minder dan lain sebagainya. Berbeda dengan saya, yang memang sudah terbiasa. Itulah yang ingin saya ciptakan, bahwa dewan itu sama, hanya kebetulan kami yang wakili,” jelasnya, lagi. 

“Jadi tak ada batas untuk bercanda ria. Jika ada hal-hal yang ingin disampaikan masyarakat ketika bertemu di jalan atau di warung kopi atau di mana saja, silahkan saja bicara, sampaikan keluhan-keluhannya. Itu lebih gampang dan lebih mudah bagi masyarakat, jadi tak batasan antara dewan dan masyarakat,” sambungnya.
Menurut Amoy, tanggung jawab dewan juga tak kalah berat. “Dewan harus memperjuangkan hak-hak rakyat dan lebih berat lagi karena dewan juga memegang amanah yang harus dijaga baik di dunia maupun di akhirat,” ungkapnya. 

“Jika lima tahun ini tidak berhasil, maka mundur, berarti tidak bisa, cukup sekali gagal, tapi jika masyarakat tetap dukung ya saya maju,” katanya.
“Jika saya maju nanti mungkin lebih malu untuk berbuat salah karena diri saya sudah dikenal lebih dulu di dunia lawakan. Itulah yang harus saya jaga, artinya saya harus lebih membentengi diri saya dengan rasa malu,” terang lelaki berperawakan pendek, berambut ikal panjang ini. 

“Saya ingin hidup ini berguna bagi sesama. Jadi saya terjun di dunia politik ini bukan untuk cari nafkah, tapi dengan niat tulus ingin membantu orang,” tambahnya. Dirinya juga mengaku telah mempersiapkan diri untuk menjadi wakil rakyat dengan segala resiko yang akan dihadapi.
“Yang dibutuhkan masyarakat itu bukan orang pintar tapi orang baik. Karena orang pintar belum tentu baik, dan orang baik sudah tentu pintar. Sepintar apapun dia, jika akhlak masih di bawah standar, hal itulah yang nantinya akan dinilai masyarakat, karena ilmu yang paling tinggi itu akhlak,” tuturnya. 

Dia menambahkan, niat menjadi wakil rakyat sudah ada sejak lima tahun lalu. “Tapi karena ada sesuatu dan lain hal, maka waktu itu belum maju untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kota Manado,” katanya.
Bila nanti terpilih sebagai anggota dewan, dia pun bercita-cita bahwa uang yang diperoleh sebagai anggota dewan akan digunakan untuk membangun yayasan sekolah bagi keluarga kurang mampu, dan bagi anak-anak berketerbatasan. 

“Saya berharap ketika kelak saya telah jadi anggota dewan, masyarakat tidak memberikan batasan dengan saya, tetap bergaul seperti sedia kala di mana saat saya jadi pelawak,” tutup Amoy.(efh)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment