Berita Terbaru

Thursday, July 26, 2018

326 Perusahaan di Minut Wajib BPJS Kesehatan & Tenaga Kerja
by Frani Bagawie - 0

PETRUS Macarau.
AIRMADIDI,SMCOM-326 perusahaan yang ada di Kabupaten Minut, diwajibkan mengikuti program jaminan sosial lewat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Minut, Petrus Macarau. "Sesuai data jumlah perusahaan di Minut yang terdata di Disnaker Minut sebanyak 326 perusahan dan mereka wajib mengikutsertakan karyawannya dalam BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan," ujar Macarau kepada wartawan, Kamis 26 Juli 2018.

Ditegaskan Macarau, ketentuan kewajiban itu diatur dalam Peraturan Presiden No 109 Tahun 2013 tentang Tahapan Kepesertaan Program Jaminan Sosial.  Perpres ini merupakan amanat dari UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan UU No 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). "Adapun sanksi jika perusahaan selain penyelenggara negara tidak melaksanakan kewajiban mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta kepada BPJS adalah sanksi administratif berupa teguran tertulis, denda hingga tidak mendapat pelayanan publik tertentu. Ini sudah diatur dalam peraturan dan perundang-undangan berlaku," jelas Macarau.

Untuk memaksimalkan apa yang menjadi hak pekerja ini, lanjut Macarau, maka pihak Disnaker Minut saat ini sementara turun lapangan ke setiap perusahaan. Tim ini akan mendatangi 326 perusahaan tersebut untuk melihat apakah kewajiban penggunaan BPJS ini sudah dilakukan pihak perusahaan atau belum. "Kami sementara turun lakukan pengawasan dan pemantauan terhadap perusahaan yang ada di Minut. Jika ada yang belum daftatkan pekerja dalam BPJS, maka kami akan minta perusahaan tersebut untuk segera mendaftar. Jika tidak juga mendaftar, maka sanksi akan diberikan," tambah Macarau.(lee)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment