Berita Terbaru

Thursday, June 14, 2018

Pencairan Dandes di Boltim Tidak Serentak
by fadjrin haryanto - 0

Oskar Manopo


TUTUYAN, SMCOM - Beberapa desa di Kabupaten Boltim belum menerima Dana Desa (Dandes) tahap dua. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (PKPD) Boltim Oskar Manopo menjelaskan, anggaran Dandes tahap dua sebanyak Rp 23,6 miliar. “Anggaran tersebut sudah masuk ke rekening masing-masing desa,” katanya.

Menurut dia, untuk pencairannya Dandes tergantung dari laporan pertanggungjawaban dari masing-masing desa. "Anggaran Dandes sudah ada. Memang belum semua desa bisa menggunakan Dandes tahap dua. Karena harus menyelesaikan laporan pertanggungjawaban dulu," jelas Manopo.

Dia menekankan, pencairan Dandes tergantung dari dari desa itu sendiri. Jika LPJ tahap satu cepat diserahkan maka untuk tahap dua pun langsung dibuka. "Anggaran Dandes begitu masuk ke rekening daerah langsung di transfer ke rekening desa. Karena daerah hanya diberi waktu selama tujuh hari. Hanya saja ada beberapa desa yang lama memasukan LPJ, sehingga dananya masih kami kunci dan belum dapat digunakan,” katanya.

Oskar mengutarakan, alasan mengapa harus menunggu LPJ terlebih dahulu. "LPJ itu penting. Karena semua hal yang berkaitan dengan uang harus ada laporan secara rinci untuk dipertanggungjawabkan. Sehingga semua desa  wajib menyerahkan LPJ tersebut. Agar  tidak terjadi kesalahan dalam penggunaan dana yang kurang jelas," ungkapnya.

Dia pun mengimbau, agar semua desa yang ada segera memasukan LPJ penggunaan Dandes tahap satu, agar dana yang sudah masuk ke rekening desa bisa segera digunakan. "Segera serahkan LPJ dan penuhi persyaratan administratif, agar bisa menikmati Dandes tahap dua," ajaknya, seraya meminta aparat desa dapat menggunakan Dandes dengan sebaik mungkin dan untuk kemajuan desa.

 Terpisah, Sangadi Jiko Utara Maxwil Tempone mengungkapkan, Dandes tahap dua masih belum seutuhnya terima. “Yang dicairkan baru anggaran untuk membayar gaji para aparat desa," sebutnya.

Berbeda dengan Sangadi Bai Hamdi Lamaluta. Dia mengakui, jika di desanya Dandes tahap dua sudah dicairkan. "Sudah ada. Jumlahnya Rp 1,2 miliar. Dandes tersebut akan digunakan untuk pembangunan program fisik dan pemberdayaan masyarakat desa," pungkasnya.(mg5)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment