Berita Terbaru

Monday, June 4, 2018

Kejari Minut Amankan 794,7 juta Dana PNPM di Liktim
by Frani Bagawie - 0

Uang PNPM Mandiri yang diamankan oleh Kejari Minut disaksikan Inspektorat dan Camat Liktim.(foto:glen/smcom)
AIRMADIDI SMCOM--Sepak terjang Kejari Minut untuk mengatasi dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara, terus dibuktikan oleh lembaga baju coklat tersebut. Ini dibuktikan dengan diamankan uang dari dana PNPM Mandiri Perdesaan di salah satu desa di Kecamatan Likupang Timur (Liktim) Kabupaten Minahasa Utara tahun anggaran 2015 sampai dengan tahun 2018 sebesar Rp794,7 juta yang sudah termasuk bunga saat berada di rekening Bank Sulutgo.

Kajari Minut, Rustiningsih SH menjelaskan jika diamankannya uang negara ini sesuai dengan laporan warga setempat sehingga langsung ditindaklanjuti oleh Kejari Minut dengan menerbitkan Surat Perintah penyelidikan dengan Nomor: 03/R.1.16/FD.1/05/2018 tertanggal 31 Mei 2018. Berdasarkan surat perintah penyelidikan tersebut telah melakukan pemeriksaan terhadap mantan para pengurus dana simpan pinjam perempuan PNPM Mandiri Perdesaan tahun 2008 sampai dengan 2014 serta Camat Likupang Timur. "3 saksi sudah kami periksa," kata Rustiningsih kepada wartawan, Senin 4 Mei 2018.

Menurutnya, dalam pemeriksaan dan kesadaran pengurus PNPM ini ditemukan  buku rekening Bank Sulut nomor rekening 034 021 1000 6642 atas nama Novita dengan jumlah saldo sebesar Rp794,7 juta. "Sampai saat ini, dana tersebut sudah mengendap sejak program PNPM Mandiri tersebut berakhir bulan Juli 2015. Dana tersebut oleh mantan pengurus PNPM Mandiri rencananya akan dialihkan untuk program Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Namun pengalihan dana tersebut belum ada regulasi atau payung hukum yang mengatur sehingga atas kesadaran pengurus dikembalikan ke kas negara," jelasnya.

Dari data dan keterangan yang diperoleh bahwa program PNPM ini telah resmi berakhir sejak tahun 2015 berdasarkan surat Kementerian Desa PDTT Nomor 134/DPPMD/VII/2015 tanggal 13 Juli 2015 tentang tentang panduan pengaturan dan penataan hasil kegiatan PNPM Mandiri.

Ketua PNPM Roy Pitoi  menjelaskan jika di tahun 2015 bulan Januari diberikan tanggungjawab untuk penataan aset PNPM termasuk dana yang ada. Pada saat itu ada dana bergulir Simpan Pinjam Perempuan (SPP) dalam proses di tiap-tiap tingkat desa dan kelompok. "Dari kelompok-kelompok menyampaikan pengembaliannya lewat pengurus dana tersebut di setor ke rekening masih mengatasnamakan Yunita Makapetih," ujar pitoi mantan hukum tua Desa Maen.

Ia juga menambahkan, selaku Ketua Badan Kerja Sama Antar Desa, dirinya tetap memantau dana tersebut sehingga sampai saat ini, tidak ada dana yang keluar, melainkan dana masuk melalui suku bunga bank Bank Sulutgo. Dana yang diamankan tersebut pun langsung diserahkan ke kas negara melalui Bank BRI.(lee)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment