Berita Terbaru

Friday, May 11, 2018

KEK Pariwisata, Anggaran Rp15 M Hanya Untuk Pembebasan Lahan Teterusan-Tatelu
by Frani Bagawie - 0

Assisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Minut, Drs Allan Mingkid.
AIRMADIDI SMCOM--Pembangunan jalan untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di wilayah Kecamatan Wori dan Kecamatan Likupang Raya akan digenjot pemerintah daerah Minut maupun Pemprov Sulut dalam beberapa tahapan. Bahkan oleh Pemkab Minut pada tahap pertama pembangunan telah menyiapkan anggaran dalam APBD 2018 sebesar Rp15 miliar. Namun anggaran yang disiapkan Pemkab Minut ini ternyata hanya untuk pembebasan lahan guna pembangunan jalan dari Desa Teterusan hingga Desa Tatelu. "Anggaran ini hanya untuk pembebasan lahan dari Desa
Teterusan sampai Tatelu. Nantinya dari Desa Tatelu sampai Desa Wasian akan ditanggulangi oleh APBD Pemprov Sulut," jelas Assisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Minut, Drs Allan Mingkid kepada wartawan belum lama ini.

Pembangunan KEK Pariwisata ini bakal selesai pada tahun 2019 mendatang. Maka pada tahap kedua, pembangunan jalan terus dikoordinasikan antara Pemkab Minut dengan Pemprov Sulut agar tidak bermasalah dengan pemilik lahan. "Tahap kedua nantinya pada tahun depan, pembangunan jalan dan pembebasan lahan dari Desa Wasian hingga Likupang. Ini merupakan hasil rapat Pemkab Minut dengan Pemprov Sulut di kantor Gubernur belum lama ini," tandas.

Ditambahkan Mingkid, pembebasan lahan untuk beberapa desa yang akan dilalui jalan KEK Pariwisata, sudah didata dan diukur oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulut. Sementara untuk realisasi pembayaran pembebasan lahan itu sendiri akan dilakukan oleh tim apresial. "Kita berharap pembangunan KEK Pariwisata ini tidak terkendala masalah lahan. Untuk itu sosialisasi sudah kami lakukan ke masyarakat," tambah Mingkid.(lee)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment