Berita Terbaru

Wednesday, May 23, 2018

DPRD Minut Kuliti Diknas Soal Anggaran Guru Honorer
by Frani Bagawie - 0

Hearing antara Komisi 1 DPRD Minut dengan Dinas Pendidikan Minut.(foto:glen:smcom)
AIRMADIDI SMCOM--Permasalahan anggaran di Dinas Pendidikan Minut terkait belum adanya pembayaran gaji guru tenaga honorer selama 5 bulan, mendapat perhatian serius dari Komisi 1 DPRD Minut. Tak heran, Komisi 1 ini pun langsung menguliti Dinas Pendidikan ini lewat pertemuan atau hearing yang digelar di ruang Komisi 1, Rabu 23 Mei 2018.

Dalam rapat dengar pendapat yang dipimpin Ketua Komisi 1, Stendy Rondonuwu didampingi anggota Lucky Kiolol dan  Wellem Katuuk ini, mengupas berbagai persoalan anggaran yang belum maksimal direalisasikan oleh Dinas Pendidikan Minut.

Menariknya, di rapat dengar pendapat ini mencuat jika jumlah tenaga guru honorer mengalami peningkatan pada tahun ini, sementara anggaran yang disiapkan terbatas dimana hanya Rp8,1 miliar. Sebab, waktu pembahasan APBD 2018 di akhir tahun kemarin, jumlah guru honorer hanya tercatat sebanyak 860 orang dengan gaji Rp1 juta/orang sesuai SK Bupati. Namun pada tahun ini mengalami penambahan guru honorer sebanyak 315 orang sehingga menjadi 931 tenaga guru honorer. Tak hanya itu, terungkap juga jika pemerintah masih membayar tenaga guru honorer sekolah swasta, sementara dalam ketentuan jika itu melanggar aturan. Begitu juga dengan persyaratan guru honorer dalam mendapatkan pencairan anggaran, terungkap sangat sulit. Sebab guru honorer harus menyiapkan banyak berkas pendukung lainnya dan itu membutuhkan waktu.

Melihat keganjilan dan permasalahan ini, tak heran jika Komisi 1 langsung meminta Dinas Pendidikan segera memasukkan data lengkap le Komisi 1 dan meminta agar pengurusan pencairan anggaran guru tidak dipersulit dengan berbagai kebijakan. "Kami minta kiranya pak kadis Pendidikan bisa memasukkan data lengkap kepada kami agar jangan sampai masalah ini berurusan dengan hukum. Kami juga minta agar ada regulasi baru yang bisa memudahkan guru mengurus dana mereka," kata Rondonuwu dibenarkan Lucky Kiolol.

Kepala Dinas Pendidikan Minut, Alpret Pusungulaa mengatakan jika untuk anggaran tenaga guru honorer ini sudah dilakukan permintaan ke Dinas Keuangan Minut dan kemungkinan dalam waktu dekat ini akan segera dicairkan. Sementara menyangkut masih adanya tenaga honorer yang dibayar di sekolah swasta, itu akan dikaji kembali. "Anggaran untuk THL sebanyak Rp8,1 miliar dan sudah dilakukan permintaan ke Dinas Keuangan. Terkait pembayaran guru honorer di sekolah swasta, itu juga sempat ditegur oleh BPK dan akan kami kaji kembali," katanya.(lee)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment