Berita Terbaru

Monday, May 14, 2018

Baru 4 Bulan, Sudah 120 Warga Minut Digigit Anjing
by Frani Bagawie - 0

Kasus gigitan anjing di Minut perlu mendapat penanganan dari pemerintah.(foto:ist)
AIRMADIDI SMCOM--Kasus gigitan hewan peliharaan berupa anjing di Kabupaten Minut, bisa dikatakan cukup tinggi. Buktinya, sampai dengan posisi pekan kemarin atau baru 4 bulan, sudah terjadi kasus gigitan anjing sebanyak 120 kasus. Jumlah itu merupakan data dari pihak rumah sakit dan puskesmas karena bisa saja ada warga yang tidak melakukan penanganan medis ketika digigit anjing.

Kemungkinan besar, gigitan anjing ini ada yang sudah terjangkit virus rabies sehingga perlu penanganan serius dari tenaga kesehatan. "Sepanjang tahun kemarin ada 480 kasus gigitan anjing dimana 1 orang meninggal karena rabies. Tahun ini hingga posisi sampai pekan kemarin, sudah ada 120 kasus. Belum bisa dipastikan jika jumlah tersebut ada yang rabies," ujar Kepala Dinas Kesehatan Minut, dr Rina Dwidayati MKes kepada wartawan, Senin 14 Mei 2018.

Dikatakan Dwidayati, permasalahan gigitam anjing ini bukan hal yang sepele. Untuk itu diharapkan agar pemilik bisa menjaga kesehatan hewan peliharaan mereka dan dirantai agar tidak berkeliaram bebas. "Semua itu harus ada kesadaram dari masyarakat pemilik hewan peliharaan supaya masalah ini cepat teratasi," jelasnya.

Ditanya soal apakah obat anti virus rabies atau Vaksin Anti Rabies (VAR) ini cukup memadai di rumah sakit dan puskesmas, Dwidayati mengatakan jika itu cukup. "Untuk vaksin cukup dan kami tetap menyediakan di puskesmas," tambahnya.(lee)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment