Berita Terbaru

Wednesday, May 16, 2018

1000 Lebih Warga Minut Tak Miliki Hak Pilih
by Frani Bagawie - 0

Ketua KPU Minut Julius Randang.
AIRMADIDI SMCOM--Pemilihan legislatif dan pilpres, akan dilaksanakan pada tahun 2019 mendatang. Namun sayangnya, masih banyak warga Minut yang terancam tidak bisa melakukan hak memilih karena belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). "Dari hasil coklit atau pencocokan dan penelitian yang kami lakukan di dua minggu pertama terindikasi, ada 1000-an warga Minut yang sudah ada hak pilih ternyata tak ada E-KTP. Baik itu pemilih pemula maupun yang telah berusia 17 tahun," ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Utara Drs Julius Randang kepada wartawan, Rabu 16 Mei 2018.

Dikatakan Randang jika hasil pencocokan dan penelitian ini nantinya akan disodorkan pihaknya ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Minut agar bisa dibuat E-KTP. "Ini supaya mereka nantinya dapat menyalurkan suaranya dalam pemilu serentak pada 17 April 2019 mendatang. Kami tidak tahu apakah mereka tak ada e-KTP karena belum melakukan perekaman atau tinggal menunggu pencetakan KTP. Tapi data ini akan disodorkan ke Disdukcapil Minut untuk dibuatkan e-KTP atau minimal dikeluarkan surat keterangan bagi mereka," tuturnya.

Lanjut Randang, sejak tanggal 17 April 2018 sampai 17 Mei 2018, KPU Minut melakukan coklit terhadap 168 ribuan warga pemilik hak suara yang ada di Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilihan (DP4) untuk pemutakhiran data. "Coklit sudah harus selesai hari ini," jelasnya.

Dalam pemilu 17 April 2019, pemilik suara akan memilih pasangan presiden/wapres, anggota DPD RI, anggota DPR-RI, anggota DPRD Provinsi dan anggota DPRD kabupaten/kota.(lee)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment