Berita Terbaru

Tuesday, April 17, 2018

Tes Kecepatan Motor, Siswa SMP Meninggal Tabrak Tiang
by wepe - 0



Korban saat ditemukan petugas Kepolisian. (Foto sudah melalui tahapan edit/blur)


Bitung--Ini menjadi tanda awas bagi kita semua, jika memberikan kunci motor kepada anak yang belum punya Surat Ijin Mengemudi dan kurangnya kontrol orang tua akan jam pulang anak.
Pernyataan ini dikemukakan oleh Kasat Lantas polres Bitung AKP Andri Permana saat ditemui wartawan Selasa ( 17/4) pagi tadi.
Wajah prihatin dan kasian terpancar dari wajah komendan bertubuh tambun ini saat menceritakan kronologis kecelakaan. "Kamu tak akan sanggup melihat korban," ungkapnya ngeri.
Diceritakan, Kasat jika awal kejadian saat korban bersama rekan-rekannya Miracle Raung, Ayen Rogi, dan Rivaldo Wenas dari warnet Avast net Girian Indah. "Dari dalam warnet mereka keluar sudah janjian untuk mengetes sepeda motor, Yamaha Vega ZR DB 3855 AX milik orang tua dari saksi Miracle Raung," katanya. Permana menuturkan berdasarkan pengakuan saksi jika tes motor yang disepakati sampai di pusat kota dengan waktu tercepat. "Tapi naas bagi korban ketika bergerak dari arah Girian menuju pusat kota melintas di depan rumah H.Tamin korban yang adalah siswa di salah satu SMP di Bitung dengan kecepatan tinggi hilang keseimbangan dan menabrak tiang listrik dan roda jualan akibatnya pengendara sepeda motor tersebut meninggal," ungakapnya seraya menyebutkan jika kepala dari korban membentur keras tiang listrik.
Kejadian ini terjadi subuh pukul 01.30 Selasa (17/4), di jalan 46 depan rumah H.Tamin Kelurahan Girian Indah Kecamatan Girian Kota Bitung dengan korban atas nama RD alias Raf umur 15 tahun tidak mempunyai sim dan tidak mengunakan Helm. "Korban sendiri menderita pecah pada batok kepala dan patah pangkal paha kanan sehingga meninggal dunia," ungkapnya.
Kendaraan yang dikemudikan korban Yamaha Vega DB 3855 AX mengalami kerusakan dibagian velg pecah, Stang stir patah dan body depan pecah.(wepe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment