Berita Terbaru

Wednesday, April 25, 2018

Terkait LSM Ilegal, Kesbangpol Minut Sesalkan Kesbangpol Sulut
by Frani Bagawie - 0

Add caption
AIRMADIDI SMCOM--Adanya desakan dari Ketua Forum Rakyat Peduli Minahasa Utara (Fordmitra) Husein Tuahuns agar Kesbangpol Minut segera mengeluar surat edaran Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang aktif di Minut, langsung ditanggapi oleh Plt Kepala Kesbangpol Minut Marthen Sumampouw. Desakan ini dilakukan Fordmitra karena saat ini diduga sudah banyak LSM illegal yang melakukan pemerasan terhadap hukumtua terkait penyimpangan Dana Desa (Dandes). "Adanya surat edaran itu akan kami pertimbangkan," ujar Sumampouw kepada wartawan, Selasa 24 April 2018.

Dijelaskannya, LSM yang ada saat ini terdaftar di Minut berjumlah 145. Namun jumlah tersebut bisa bertambah mengingat sebagian pengurusan terdaftarnya LSM itu dilakukan di Kesbangpol Sulut. "SKT ini berlaku 5 tahun. Bisa diperbaharui kembali SKT sebelum habis 5 tahun jika LSM tersebut melakukan perubahan struktur," jelasnya.

Ditanya soal adanya LSM dari luar Minut yang diduga melakukan pemerasan ke kumtua, Sumampouw tidak bisa menjawab lebih. Bahkan dirinya sangat menyesalkan Kesbangpol Sulut yang tidak pernah melaporkan jumlah LSM dari Minut yang mendaftar di Kesbangpol Sulut. "Belum ada data jumlah LSM dari Kesbangpol provinsi supaya ada sinkronisasi data," sesalnya.

Diketahui, keberadaan LSM di Minut setiap tahunnya terus bertambah. Namun sayangnya, diduga banyak LSM yang siluman karena tidak memiliki SKT yang dikeluarkan Pemkab Minut melalui Kesbangpol Minut. Padahal desakan untuk Kesbangpol mengeluarkan SKT sudah disampaikan oleh Ketua Fordmitra Husein Tuahuns sejak tahun lalu menyusul banyaknya LSM ilegal yang melakukan pemerasan terhadap hukumtua. Namun sampai saat ini, permintaan itu diabaikan oleh Kesbangpol Minut.(lee)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment