Berita Terbaru

Monday, April 16, 2018

KEK Pariwisata, Minut Siapkan Rp15 M dan Pemprov Rp35 M
by Frani Bagawie - 0

Sekda Minut Ir Jemmy Kuhu MA.
AIRMADIDI SMCOM--Sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Sulut, Kabupaten Minut mendapatkan program pemerintah pusat lewat pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di wilayah Kecamatan Wori dan Kecamatan Likupang Raya. Pembangunan sarana penunjang berupa infrastruktur pun akan segera dikerjakan pemerintah pada tahun ini sehingga membutuhkan anggaran yang cukup besar.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Minut Theodora Luntungan membenarkan jika anggaran ini sudah disiapkan pemerintah Provinsi Sulut lewat APBD 2018 sebesar Rp35 miliar dan Pemkab Minut Rp15 miliar. "Anggaran itu sudah ada dan siap digunakan untuk sarana infrastruktur KEK Pariwisata di Wori dan Likupang Raya," ujar Luntungan kepada wartawan, Senin 16 April 2018.

Dirinya berharap, dengan hadirnya KEK Pariwisata ini, sektor pariwisata di Minut bisa lebih berkembang seperti daerah lainnya di Indonesia. Bahkan diharapkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah itu bisa bertambah banyak. "Keuntungan KEK Pariwisata ini sangat besar dan itu bisa meningkatkan perekonomian daerah dan masyarakat di Minut," jelasnya seraya menambahkan jika saat ini pemerintah daerah tinggal menunggu Peraturan Pemerintah (PP) soal KEK Pariwisata yang akan dikeluarkan oleh Dewan KEK Nasional.

Sementara itu, Sekda Minut Ir Jemmy Kuhu MA pun mengakui jika anggaran ini sudah disiapkan kedua pemerintah daerah. Bahkan hal ini sudah dibahas dalam rapat antara Pemerintah Kabupaten Minut dengan Pemerintah Provinsi Sulut di kantor Gubernur. "Tadi kami sudah rapatkan di kantor Gubernur dengan melibatkan pakar pariwisata dan sebagai pemerintah kabupaten, kami sangat mendukung adanya KEK Pariwisata ini," ujarnya seraya menambahkan jika keberadaan KEK Pariwisata ini sudah disosialisasikan kepada warga.

Kuhu pun mengakui jika keberadaan KEK Pariwisata ini akan memajukan sektor pariwisata di Minut. Pasalnya, Minut sendiri diapit oleh 2 daerah berkembang yakni Kota Manado dan Bitung. "Badan Pertanahan Nasional atau BPN sudah turun melakukan pendataan soal luas lahan yang akan digunakan dan nanti akan ada tim apresial yang turun untuk memenuhi soal ganti rugi lahan ke warga. KEK ini akan sangat baik untuk menopang perekonomian daerah karena diapit oleh Kota Manado dan Bitung," tambah Kuhu.(lee)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment