Berita Terbaru

Friday, April 27, 2018

Bandung jadi tempat sosialisasi perdana Manado Fiesta 2018
by fadjrin haryanto - 0

foto: humaspemkotmanado.


MANADO, SMCOM - Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dipastikan kembali menggelar event pariwisata Manado Fiesta, pada akhir Agustus hingga awal September tahun 2018. Kepastian tersebut didapat setelah dilaksanakannya sosialisasi Manado Fiesta 2018 kepada warga kawanua di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/4). Sosialisasi yang dipimpin langsung Wali Kota Manado Vicky Lumentut itu digelar di el Royale Hotel, Jalan Merdeka Bandung, dan dihadiri warga kawanua, khususnya yang tergabung dalam Paguyuban Kawanua Jawa Barat.

foto: humaspemkotmanado.



Dalam kesempatan itu, Wali Kota Manado Vicky Lumentut mengajak masyarakat Kota Manado yang ada di Kota Bandung untuk pulang kampung pada 31 Agustus-9 September 2018 mendatang. Orang nomor satu di Manado itu mengungkapkan, hajatan Manado Fiesta merupakan event pariwisata Manado yang menampilkan tujuh festival atau F7, yakni Fish and Coral, Food, Fashion, Flying, Fair, Fun-music dan Faith.
“Seperti tahun lalu, ada tujuh festival yang akan kita laksanakan selama sembilan hari mulai 31 Agustus, yang kita sebut F7, yaitu Fish and Coral, Food, Fashion, Flying, Fair, Fun-music dan Faith. Manado Fiesta 2018 kita akhiri dengan Thanksgiving atau pengucapan syukur se-Kota Manado pada Minggu 9 September,” beber Lumentut.


foto: humaspemkotmanado.



Dia pun menegaskan bahwa Manado Fiesta 2018 berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini event tersebut merupakan kolaborasi atraksi di darat, laut dan udara. “Kami ingin tampilkan hal yang berbeda pada pelaksanaan Manado Fiesta 2018,” tegasnya. “Selain karnaval kendaraan hias dan parade, akan ada atraksi menarik di laut maupun di udara Kota Manado. Ini akan menambah semarak Manado Fiesta pada tahun 2018 ini,” katanya.

Dia menambahkan, Manado Fiesta 2018 digelar untuk mengajak seluruh warga asal Manado yang ada di Indonesia maupun seluruh dunia untuk ramai-ramai datang ke Manado. “Selain tujuannya untuk pariwisata, Manado Fiesta juga bertujuan untuk mengajak orang-orang Manado yang berdiaspora dimana-mana agar datang melihat Manado. Bahkan, mereka yang berhasil di perantauan bisa berinvestasi di Manado,” pungkas Lumentut.

Sebelumnya, Ketua Umum Paguyuban Kawanua Jawa Barat Joseph Pangauw bersama Ketua Harian Heru Pakusujanto mengatakan, orang Manado dan Minahasa yang tinggal di Kota Bandung dan Jawa Barat pada umumnya, selalu mempromosikan Manado lewat event-event yang dilaksanakan di Kota Bandung. “Sekarang ini saja, kami akan tampil dalam karnaval di kota ini dengan menampilkan maengket, kolintang dan kabasaran,” ungkap Pangauw dan Heru.


foto: humaspemkotmanado.



 Dia mengatakan, sebelum Paguyuban Kawanua Jawa Barat terbentuk, orang Manado dan Minahasa telah membentuk 17 rukun. “Di sini ada kampung Kawanua di Cimahi, mereka adalah orang Manado dan Minahasa yang telah tinggal di Jawa Barat sejak zaman kemerdekaan,” jelas Pangauw.
Dalam acara yang berlangsung penuh keakraban itu, tampil penyanyi asal Manado Melly Pandean dan Grace Tielman Sister serta kelompok Maengket Kawanua Cimahi.

Tampak hadir mendampingi Wali Kota Vicky Lumentut, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Kota Manado Albert Wuysang, staf ahli wali kota Heri Saptono, Kepala Dinas Pariwisata Lenda Pelealu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Deasy Lumowa serta Kepala Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat Steven Runtuwene.(lipsus/efh)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment