Berita Terbaru

Friday, March 2, 2018

Spanduk Penyambutan Dubes RI “Lebay”
by wepe - 0

Spanduk kedatangan dubes RI untuk Philipina



Bitung—Spanduk penyambutan Duta Besar RI untuk Filipina Drs Sinyo Hari Sarundayang dinilai sejumlah kalangan terlalu berlebihan.

Lebihnya ketika mencantumkan kata “Yang Mulia”. Seperti yang diungkapkan oleh Epi salah satu pengunjung yang datang menyaksikan acara tersebut. “Ini terlalu lebay, seharusnya tidak perlu mengukan kata itu karena Duta besar tersebut adalah pejabat Negara RI, nanti disebutkan yang mulia jika ada duta besar negara lain yang berkunjung ke Bitung,” jelasnya.
Diapun mengatakan jika pengunaan yang mulia ini hanya bisa diungkapkan dalam persidangan untuk warga Negara RI sendiri. “Seperti Hakim. Nah, jika pejabat dalam negeri mengunakan kata yang mulia, berarti Presiden kita mengunakan kata apa,” tanyanya.
Pun demikian ketika ditelusuri di kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) online  kata yang mulai dijelaskan disitu dituli untuk kata Mulia artinya Tinggi (Tentang kedudukan, pangkat dan Martbat), Tertinggi, Terhormat. Contoh : ‘Yang mulia para duta besar negara sahabat.
Benny Cahyadi, salah satu staf Kementerian Dalam Negeri saat dihubungi wartawan mengatakan jika pengunaan kata Yang mulia memang tak ada aturannya. ‘Selama ini kelaziman hanya berlaku di ranah peradilan atau untuk hakim. Tapi pendapat saya terlalu berlebihan yang mulia di spanduk itu,” ungkapnya.
Sayangnya Kabag Tata Usaha Pimpinan (TUP) Lady Ambat saat dikonfirmasi hal ini enggan menjawab telpon Wartawan.
Upaya dilakukan kepada Kabag humas Pingkan Kapoh, hal yang sama juga terjadi. Kabag Humas enggan mengangkat polselnya.
     
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment