Berita Terbaru

Tuesday, March 13, 2018

Legislator Pertanyakan Kelangkaan Pupuk Urea
by wepe - 0




JOSEPH Dengah



AIRMADIDI SMCOM--Musim tanam mulai dilakukan petani di Kabupaten Minut.
Namun sayangnya, pupuk jenis urea yang digunakan petani untuk merangsang pertumbuhan tanaman mulai sulit didapat dipasaran. Hal ini pun langsung mendapat sorotan dari legislator Minut, Joseph Dengah. "Petani terus dipacu oleh pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan. Namun itu tidak diiringi dengan ketersediaan pupuk urea yang dijual dipasaran," jelas Dengah yang juga tokoh masyarakat Airmadidi kepada wartawan, Senin 12 Maret 2018.

Menurut politisi Partai Hanura ini, pihaknya sudah mencoba bertanya ke toko pupuk dan membeli walaupun tanpa subsidi. Tetapi dari toko memberi jawaban tanyakan ke Dinas Pertanian. "Kita mau panen jagung 3 hektar dan sementara menanam jagung 2 hetar. Itu tentunya perlu pupuk. Tetapi nyatanya kami sebagai petani sulit mendapatkan pupuk," tandasnya.
Kadis Pertanian Minut Ir Jan Sinaulan MSi saat dikonfirmasikan mengaku baru akan mengecek masalah itu. "Memang ada kesalahan penyaluran. Ada pupuk yang dijual kepada petani tanpa Rencana Devinitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). RDKK ini sebagai dasar untuk menerapakan harga subsidi pemerintah," jelas Sinaulan.

Sinaulan pun menambahkan jika pihaknya akan mengoptimalkan jika distribusi pupuk ini akan normal kembali secepatnya. Sebab saat ini masih dilakukan verifikasi terhadap kelompok tani. "Bagi petani yang belum mendapatkan pupuk urea, kami dari pemerintah akan memberikan bantuan. Jadi saya berharap agar petani bisa bersabar," ungkapnya.(lee)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment