Berita Terbaru

Thursday, March 1, 2018

GMBI Bakal Hadang Tambang Liar Bitung
by wepe - 0

Neldy Kalangi Sekretaris GMBI Bitung


Bitung-Terkait persoalan Tambang pasir Galian C, yang dituding sebagai penyebab rusaknya lingkungan yang dilakukan oleh Pengusaha Tambang Liar di Kota Bitung. Rupanya sudah menjadi perhatian dari sekertaris LSM   Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), Neldy Kalangi.


"Pengusaha tambang sudah merajalela dan semakin berani beraktivitas, bahkan secara terang terangan siang dan malam hari beroperasi seolah sakti , lolos dari perhatian Pemerintah padahal telah mengabaikan norma norma kearifan lokal," kata Kalangi. Kamis (1/03/2018), kepada media ini.

Lanjutnya, sudah sering kami mengingat kan, kepada pelaku kegiatan ilegal tambang pasir (galian C) dan pemerintah Kelurahan setempat, terkait perizinan Galian C baik secara Lisan maupun tulisan dan melalui media, akan tetapi tidak pernah di gubris. "Bisa jadi dalam soal galian C ada oknum intelektual di balik layar yang bermain Mata, dalam hal izin Galian C maupun izin lingkungan," bebernya.

Sudah bukan menjadi rahasia lagi,Galian C di disebut sebut sebagai penyebab rusaknya lingkungan, belum lagi bising dan berdebu serta ugal-ugalan di jalan, keamanan dan keselamatan di jalan, aktivitas galian C menjadi trending topik bagi warga sekitar Kota Bitung.

Warga ingin berbuat sesuatu kwatir natinya takut melanggar hukum dan pada akhirnya bersikap diam, hal ini pula yang menjadi perhatian serius kami.

"Masyarakat diam bukan karna takut, sebagai Lembaga tentunya kami merasa terpanggil untuk berbuat bagi masyarakat tertindas, akan kami cari tahu siapa aktor petinggi yang bermain," tegasnya.

Terakhir kata Neldy Kalangi, Bagi para Satpol-PP sebagai penegak Perda serta institusi penegak Hukum dari Kepolisian dan Pemda untuk mengambil sikap tegas terhadap pelaku kejahatan lingkungan berkedok pengusaha.

"Hentikan proyek tambang pasir liar (galian C), karena kuat dugaan dari sekian banyak penambang belum mengantongi Izin," pungkasnya.

Pihak GMBI sendiri berjanji jika hal ini tidak ditindaklanjuti maka pihaknya akan melakukan langkah melapor ke Polres, Polda serta Polri. "Jaringan kami besar sampai pusat dan ini sudah dibicarakan di tingkat provinsi," ungkap Kalangi.(wepe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment