Berita Terbaru

Friday, February 23, 2018

Pemkot Tindaki Penambang Pasir. Inspektur Tambang?
by wepe - 0

Aktifitas penambangan yang sempat terekam nitizen dan di publish di FB



Bitung—Setelah berpolemik di media sosial dengan angkutan pasir yang ugal-ugalan,  rupanya pihak Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan Polisi Pamong Praja langsung mencari sumber persoalan ini.

Sadat Minabari saat dikonfirmasi mangatakan jika benar sampai saat ini pihaknya sudah 27 kali turun langan dan langsung menutup lokasi tambang tanpa ijin. “Setiap kami turun lapangan sudah dengan tanda peringatan untuk tidak menambang lagi , namun ketika kita pulang semua peringatan yang tanam dicabut sampai di potong,” jelasnya.

Bahkan ada beberapa pengusaha dan pemilik tanah yang kami panggil untuk diberikan pembinaan agar tidak mengulangi lagi.

 “Modusnya memang sudah tidak lagi menambang di  tempat semula, namun dia pindah tempat,” ungkapnya.
Diapun menjelaskan jika tambang pasir liar yang berada di samping Lapas Tewaan, sudah dikunjungginya dan sudah disuruh berhenti beroperasi. “Tapi karena masih beroperasi maka kami sudah menyerahkannya ke Pol PP serta Pemilik Tambang yang bernama Bambang akan kami panggil menghadap senin depan,” jelas pria tampan berwajah Arab ini.

Di tempat terpisah siang hari tadi, kasat Pol PP Pemkot Bitung Adri Supit saat dikonfirmasi menjelaskan jika satu tim, Pol PP sudah menuju lokasi yang dikoordinasikan oleh BLH. “Kepala BLH sudah menyurati kami dan langsung menindaklanjuti di lapangan,” katanya.

Supit juga menjelaskan jika pecan yang lalu, pihaknya sudah menutup tambang liar di Sungai Girian.
“Pekan depan kami akan membentuk tim patrol tambang liar ini, “ katanya.

Via Ponsel, Kabid Pertambangan dinas Energi Sumber daya Mineral Provinsi  Sulut Theo Rompas saat ditanyai keberadaan inspektur tambang yang adalah pengawas dari aktifitas setiap pertambangan mengaku jika Inspektur tambang ini bukan dibawah bidangnya. “Inspektur Tambang itu di bawah kewenangan kepala dinas,” ungkap Rompas. (wepe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment