Berita Terbaru

Thursday, February 15, 2018

Lumingkewas: MIS Sudah 2 Tahun Tidak Membayar Retribusi APAR
by Frani Bagawie - 0

THEODORE Lumingkewas.
AIRMADIDI SMCOM--Setiap usaha perhotelan, restoran, rumah makan dan sebagainya, wajib memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Dari sini, maka pemerintah pun akan melakukan penarikan retribusi APAR guna mendongkrak sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun sayangnya, tidak semua pelaku usaha membayar retribusi APAR ini.

Buktinya, Kasat Pol PP dan Damkar Minut, Drs Theodore Lumingkewas STTP mengakui jika sampai saat ini Manado Internasional School (MIS) yang berada di Kecamatan Kalawat, sudah 2 tahun tidak membayar retribusi APAR. "Sudah 2 tahun mereka tidak membayar retribusi APAR. Jika ditotal ada Rp12 juta yang belum dibayarkan. Sebab setiap tahun, mereka atau MIS itu wajib membayar Rp1 juta setiap tahunnya," ungkap Lumingkewas kepada wartawan, Kamis 15 Februari 2018.

Lanjut dikatakan Lumingkewas jika pihaknya sudah beberapa kali menyurat ke pihak managemen MIS, namun ada saja alasan yang disampaikan. Salah satu alasan dari managemen MIS adalah masih dalam proses keuangan dari pihak sekolah. "Kami memang sudah beberapa kali menyurat pada tahun kemarin, tapi alasan dari mereka adalah masih dalam proses pengurusan keuangan," tandas Lumingkewas.

Ditambahkan Lumingkewas, jika dalam waktu dekat ini pihak MIS belum bisa melakukan pembayaran retribusi APAR, maka proses sesuai hukum akan diberlakukan pihaknya. "Tiap tahun jika tidak membayar maka akan dikenakan denda 2% dari total Rp6 juta yang wajib dibayar. Jika tidak dibayarkan, maka sanksi hukumnya jelas yakni pidana hukuman badan," tambah Lumingkewas.(lee)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment