Berita Terbaru

Monday, February 19, 2018

Gaungkan Kota Wisata, Web Dispar Bitung Tak Dikelola.
by wepe - 0



Tampilan Website Dinas Pariwisata sampai (18/02) masih mengunkana foto kepala dinas lama


Bitung—Kota Bitung yang sementara ini memproklamirkan sebagai kota Wisata rupanya belum bisa memanfaatkan potensi promosi lewat internet agar bisa sampai ke dunia luar.
Buktinya Website dinas pariwisata sendiri sampai saat ini tidak dikelola lagi dengan baik.

Dari hasil penelusuran wartawan media daring (Dalam Jaringan) ini di situs http://dispar.bitungkota.go.id/ informasi yang di publish dilakukan pada tanggal 26 bulan September 2017, atau seminggu sebelum pelaksanaan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL).

Hal inilah yang membuat warga Bitung, Stenly Walo berkomentar miring. “Website saja tidak becus dikelola, bagaimana mau menjual Bitung ke dunia Internasional,” jawabnya.
Jika kita melihatnya sampai 19 Februari ini, halaman utama web tersebut masih dihiasi oleh kepala dinas yang lama Ellen Sutrisno.

Tak hanya itu, Promosi Wisata Kota Bitung menurutnya tidak maksimal karena di bandara Sam Ratulangi saja tidak didapatkan promosi destinasi wisata kota Bitung. “Bitung bisa saja mengklaim kalau menjadi kota Pariwisata, namun hal ini mungkin hanya diketahui oleh warga Bitung sendiri sementara dunia luar tidak tau,” jelasnya seraya menyebutkan jika soal Pariwisata dinas Pariwisata hanya ber”onani”.
Pintu Masuk Terminal keberangkatan Bandara Sam Ratulangi, tak ada satupun gambar destinasi wisata Bitung

“Kata kasarnya, hanya kita saja masyarakat Bitung  yang tau kalau Bitung adalah kota Pariwisata, sementara dunia luar tidak  tau akibat minimnya promosi wisata,” tambahnya.

Kepala dinas Pariwisata Kota Bitung, Viktorine Lengkong saat dikonfirmasi membenarkan jika Website tersebut tidak dikelolah sejak dirinya menduduki jabatan kepala dinas. 

“Memang benar saya sudah melihatnya. Dan hal ini terjadi karena admin (webmaster) web dinas pariwisata itu bukan pegawai kami, namun staf di Humas, sehingga hal ini menjadi sulit,” ungkap Lengkong seraya menyebutkan jika yang menjadi admin website adalah Jacky Rumengan kasubag Humas Pemkot.

Dia juga sebenarnya sudah mengingatkan kepada kepala bidang yang menangani hal ini. “tapi karena Adminya tidak ada di dinas kami, maka ini menjadi kesulitan,” ungkapnya lagi.
Namun, pihaknya tidak berserah begitu saja, promosi dilakukan dispar menurut Lengkong lewat fan page Facebook dan Instagram. “Pengikut saya dalam instagram sudah banyak  dan saat ini instagram saya digunakan untuk destinasi wisata, selain itu kami juga membuat fan Page Facebook.

Rasa penasaran, wartawan mencoba mengikuti instagram dari kepala dinas tersebut, benar pengikutnya ada sekitar 265 k atau sekitar 265 ribu pengikut dengan 329 kiriman.
Sayangnya dari penelusuran rupanya tidak sampai 5 kiriman yang mengambil tema promosi wisata kota Bitung dari 8  kiriman sejak dirinya menjadi kepala dinas Pariwisata.

Meski begitu di tiap postingan, mendapatkan banyak komentar dan mencapai ribuan kali ditonton seperti kiriman promosi kegiatan Tulude yang ditonton 20.254 kali.(wepe)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment