Berita Terbaru

Sunday, February 18, 2018

Esok Ratusan Buruh Turun Jalan, SPSI Siap Mati
by wepe - 0



Kendaraan yang bakal digunakan kaum buruh besok


Bitung—Gertakan SPSI rupanya bukan isapan jempol semata. Setelah, Perusahaan dan Pemkot Bitung tidak mampu memenuhi tuntutan dari karyawan PT Delta Pasifik soal di pecatnya 512 karyawan yang dilaksanakan di DPRD pekan lalu, kini saatnya kaum buruh bergerak.

Hal ini dikatakan langsung oleh Ketua FSP RTMM SPSI (Federasi Serikat Pekerja Rokok, Tembakau, Makanan dan Minuman, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia)Kota Bitung, Petrus Sidangoli.
“Cukup sudah waktu yang telah diberikan, sejak 6 bulan lalu proses ini dilakukan, bahkan pekan lalu dewan telah memberikan rekomendasi namun hal ini tidak juga dilakukan oleh pemerintah dan  perusahaan,” ungkap Sidangoli seraya menjelaskan jika aksinya akan dilaksanakan pada Senin (18/2) pukul 08.00 Wita dengan Lokasi aksi, Dinas tenaga Kerja, Dinas Lingkungan Hidup dan Pemkot Bitung.
Dia menuduh, jika pemerintah dalam hal ini takut dengan perusahaan. “Pemerintah tunduk pada pereusahaan, sementara kami kaun yang harus dilindungi kenapa harus dibiarkan,” katanya seraya mengatakan jika besok pagi sekitar 1000  pekerja akan melakukan aksi meminta kejelasan akan nasibnya. 

“Kami telah bekerja sesuai dengan aturan, dan saat ini kami butuh perbaikan nasib sesuai dengan aturan juga. Tapi jika tidak ada kejelasan maka kami siap mati untuk menegakan aturan,” ungkapnya.

Dalam aksi ini, Sidangoli dan ratusan pekerjanya menuntut agar perusahaan PT Delta Pasific membayar hak dari para karyawannya, jika tidak hentikan sementara pengoperasian perusahaan ini dan tuntutan yang ketiga Segera proses kasus pencemaran yang dilakukan perusahaan ini. “Itulah tuntutan kami dan hanya sederhana,” katanya.

Aktifitas cetak bendera sendiri yang dilakoni para pekerja

Diapun menyebutkan kalau aksinya ini dibiayai oleh rekan kaum pekerja dan semuanya atribut aksi dicetak sendiri.

Namun, dia sendiri dalam rilisnya meminta sekiranya para penguna jalan bisa mengerti dengan aksinya ini. ‘dengan hati yang tulus kami mohon maaf jika nantinya ada kemacetan di jalan nanti, namun dengan sekuat tenaga kami akan berusaha untuk dapat tertib dan tidak memacetkan jalan sampai panjang,” ungkap lelaki bertubuh tambun ini.(wepe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment