Berita Terbaru

Monday, December 4, 2017

Benarkan issu Mobil baru, Welty bakal polisikan rekan kerja
by yunita Cantik - 0

Lolak SMCom—Setelah bungkam dari berbagai issu yang menyerang. Akhirnya Welty Komaling Ketua Dewab Kabupaten (Dekab) Bolmong membenarkan jika dirinya telah meminta Pemerintah kabupaten untuk memasukan nota pengadaan Mobil Dinas (Mobnas) untuk pimpinan dewan, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018. Namun, dirinya membantah jika alasan Mobnas baru dijadikan asumsi bahwa ketua dekab Bolmong menghambat proses APBD. “Jujur kalau mobil betul kita minta tapi ketika kemampuan keuangan daerah belum bisa memenuhi, saya kira kami paham dan menyesuaikan dengan keuangan daerah. sedangkan alasan kami tidak mau tandatangan sampai saat ini, adalah karena pertama kami tidak dilibatkan dalam pembahasan RAPBD hingga paripurna, kemudian ada apa dengan TAPD yang kemudian menganti nominal deficit anggaran dari Rp 16 miliar berkurang menjadi Rp 8 miliar tanpa penjelasan kepada kami,” jelas Welty kemarin.
Welty juga menyayangkan issu yang mengatakan bahwa dirinya tidak mau menandatangani Berita acara karena permintaanya belum dipenuhi oleh Pemkab Bolmong. “Jika soal permintaan mobil saya tidak membantah, tapi itu sudah selesai ketika kemampuan keuangan daerah tidak bisa dimasukan ditahun 2018. Tapi dua issu yang mengatakan bahwa saya minta uang, dan minta proyek, harus disertai dengan bukit,” kata Welty lanjut menegaskan, terkait issu fitnah ini, dirinya sedang mengumpulkan bukti, siapa yang mengembangkan issu tersebut, karena sangat merugikan dirinya sebagai wakil rakyat. “Jelas saya akan membawa ini ke ranah hukum. Saya tahu siapa orang yang sudah menyebar issu bahwa saya minta uang dua ratus juta, dan paket 20 % dari belanja modal. Saya tahu dia rekan saya, dan akan saya pidanakan dia,” kata Welty tanpa mau menyebutkan nama rekan yang dimaksudnya.
Kepada masyarakat Bolmong, Welty minta agar melihat persoalan ini lebih bijak. Termasuk dalam pembahasan yang dilakukan sangat singkat oleh sejumlah Komisi. Bahkan masyarakat Bolmong wajib bertanya, kenapa ada anggota Dewan yang melibatkan diri saat penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) tahun 2018. “Sebetulnya, Penyusunan RKA belum menjadi ranah Dewan sebelum diserahkan untuk dibahas bersama. Terus, kenapa Mohammad Syahrudin Mokoagow melakukan input RKA bersama SKPD?, hal itu perlu menjadi pertanya semua pihak. Takutnya APBD Bolmong sudah kawin tapi belum nikah,” tukas Welty melempar peribahasa gaya politikus, berharap masyarakat bisa mencerna. (Tr2).

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment