Berita Terbaru

Thursday, November 30, 2017

Kamran tampar Welty soal RAPBD 2018 belum ditandatangani
by yunita Cantik - 0

Lolak SM—Pernyataan ketua Dewan kabupaten (Dekab) Bolaang Mongondow (Bolmong) Welty Komlaing SE MM, soal tidak dilibatkan dalam pembahasan hingga paripurna Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2018. Dibantah keras oleh pimpinan dan sejumlah anggota fraksi yang ada di Dekab Bolmong.
Tampak konfrensi pers, Kamis (30/11) Siang tadi
 diruang kerja Wakil ketua II Dekab BM Kamran Muchtar
Kamran Muchtar selaku Wakil ketua II Dekab Bolmong menjelaskan jika semua proses yang berlaku di Dekab Bolmong dilakukan lewat Badan musyawarah (Banmus). “kemudian soal paripurna RAPBD, itu dilaksanakan atas pendelegasian dari ketua Dewan. Itu terjadi atas komunikasi antara Pimpinan, Bupati Bolmong dan ketua Dewan. Alasan tidak hadirnya ketua dewan di ruang rapat saat paripurna, karena ketua belum ganti baju sehingga didelegasikan kepada pimpinan yang lain. jadi kami sampaikan bahwa hal itu sesuai prosedur dan tidak ada masalah,” katanya.
Kamran kembali menegaskan, jika yang dilakukan sudah sesuai prosedur. “Perlu diperhatikan, hak setiap anggota Dewan sama, prinsip pengambilan keputusan sifatnya Kolektif kolegia, sehingga dalam tata tertib diatur tentang pengambilan keputusan oleh pimpinan Dewan, termasuk pimpinan di beberapa alat kelengkapan dewan,” kata Kamran.
Kamran menambahkan kenapa dirinya menyinggung soal pengambilan keputusan harus memperhatikan hak semua anggota dewan, karena menurutnya, Legislatif tidak hanya berfikir untuk 30 orang saja, tapi untuk 240 ribu jiwa masyarakat kabupaten Bolmong. “Jadi kami fikir semua procedural dan baik. Ini harus terus berjalan dan jangan terpenjara hanya karena satu orang saja,” tambahnya.
Semua fraksi termasuk fraksi PDIP, lanjut Kamran, menerima RAPBD tahun 2018. “Logika Palando logika orang yang tidak sekolah, anehnya, menerima tapi tidak mau tandatangan. tidak mungkin kita lakukan kalau tidak ada pendelagisan. Pendelegasian itu dalam bentuk lisan dari Ketua Dewan kepada sekretaris dewan, karena orang yang memberi delegasi waktu itu, berada di kantor Dewan tapi tidak bisa mengikuti paripurna karena alasan belum ganti baju,” jelas Politisi yang dibesarkan Partai Amanat Nasional (PAN) ini kemarin diruang kerjanya saat konferensi pers didampingi perwakilan enam fraksi yakni Yusra Alhabsyi, Syafrudin Mokoagow, Musly Mokoginta dan dua anleg lainnya, bahkan dua anggota fraski PDIP juga turut hadir diantaranya Swempri Rugian dan I Nyoman Sarwa.
Sebelumnya, dilansir dari media online Manadonews. Welty Komaling SE MM selaku ketua Dekab Bolmong memberikan alasan dirinya belum menandatangani nota APBD 2018, dikarenakan dirinya tidak terlibat dalam melakukan pembahasan tersebut. ”Dokumen itu kenapa tidak saya tandatangani, karena saya tidak terlibat dalam melakukan pembahasan,”ujar Welty saat dikonfirmasi pada Rabu (29/11) siang melalui telepon seluler.
Dilanjutkan Welty, bahwa dirinya tidak akan ikut menandatangani dokumen itu. Karena yang melakukan pembahasan dan memparipurnakan adalah Wakil Ketua Dewan, yakni Kamran Muctar dan Abdul Kadir Mangkat. “Untuk saat ini saya lagi berkonsultasi dengan pihak Pemrov Sulut terkait keabsahan paripurna tersebut,” tutupnya. (Tr2).

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment