Berita Terbaru

Wednesday, October 18, 2017

Tiga pria Gorontalo meninggal di tambang Dumoga
by yunita Cantik - 0

DUMOGA--Perusahaan Tambang Illegal (Peti) yang berlokasi di Desa Tumokang Kecamatan Dumoga Utara, kembali makan korban. Informasi dari pihak berwajib,  Anggota Polsek Dumoga Utara. Ada 3 penambang yang meninggal dunia, sedangkan empat korban lainnya sudah mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Sri Medika Mopuya. 

Penyebab dari musibah di Peti block panta putih ini,  Diduga karena keracunan asap yang berada didalam lubang tempat pembakaran Rep (material batu kandungan emas) yang berada disekitar lokasi tersebut milik dari pengusaha Peti Folce Tapinokan (48) warga Desa Pinonobatuan barat Kecamatan Dumoga Timur.

Satu saksi mata, Maswin Kamba (26), warga Desa Bototonuo Kecamatan Tabila Bone Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, menjelaskan kronologis kejadian.  Dimana, Selasa (17/10), sekitar pukul 18.00 wita malam kemarin, korban Almarhum (alm)  Idris Soi mencium bau asap yang berasal dari dalam lubang tambang kemudian korban Idris Soi masuk kedalam lubang untuk mengecek kondisi tersebut setelah korban masuk kedalam lubang tambang  beberapa saat kemudian korban terlihat sudah dalam keadaan lemas, kemudian ditolong oleh 4 korban lainnya yang bernama Nawir Mursidi, Sulaiman Soi, Ispon, dan Ical Ngolito. sesampai didalam lubang  keempat teman korban  langsung mengevakuasi korban Idris dengan memasukan korban kedalam karung kemudian diikat dan diangkat menggunakan tali, setelah korban akan sampai pada mulut lubang tiba-tiba karung yang digunakan untuk mengangkut korban Idris Soi terputus Sehingga menyebabkan korban Idris Soi terjatuh dari ketinggian lubang sekitar 18 meter dan menimpa  keempat korban lainnya yang masih berada dibawah lubang sehingga menyebabkan 2  korban mengalami luka dan 3 orang meninggal dunia di lokasi tersebut.
Setelah kejadian tersebut kelima korban langsung ditolong oleh sesama penambang yang berada diseputaran lokasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan mencari korban lainnya yang berada didalam lubang dan menemukan 2 korban lainnya yang bernama Gat Roringkon dan Dedi Samual yang sudah  dalam keadaan pingsan akibat menghirup asap yang berasal dari dalam lubang tersebut.
Atas kejadian inj, dibawah pimpinan AKP Kasad Mokodongan yang juga kapolsek Dumoga utara bersama anggota telah melakukan tindakan, yakni mendatangi rumah sakit dan memirksa korban, mencari Saksi, mengumpulkan bakett.  "Namun atas permohonan keluarga, sehingga pihak berwajib tidak melakukan Otopsi," kata Mokodongan malam ini. (Tr2). 

Berikut Identitas Korban meninggal dunia :
1. Nama.   Idris soi
     Umur.   23 tahun, Islam  
 Alamat  Desa Bototonuo Kecamatan Tabilaa Bone Kabupateb Bone Bolango, Gorontalo.
2. Nama Nawir Mursidi
     Umur  26 tahun, Islam. 
   Alamat Desa Bototonuo Kecamatan Tabilaa Bone Kabupateb Bone Bolango, Gorontalo. 
3. Nama  Angkong 
     Umur 22 Tahun, Islam. 
     Alamat Desa Bototonuo, Kecamatan Bone,  Kabupaten Bone Bolango.

 Identitas korban masih dirawat di Rs. Sri Medika :
 1. Nama Ispon 
      Umur 22 tahun, Islam
      Alamat Desa Bototonuo, Kecanatab Tabilaa Bone, Kabupateb Bone bolango, Gorontalo. 
2. Nama Ical Ngolito 
     Umur 21 tahun, Islam
     Alamat Desa Bototonuo kec.Tabila Bone Kab.Bone Bolango, Gorontalo.
3. Nama Dedi Samual
     Umur 50 tahun, Kristen
     Alamat Desa Imandi Kec.Dumoga timur Kab.Bolaang mongondow
4. Nama Gat Roringkon
     Umur 38 tahun, Kristen 
     Alamat Desa Pinonobatuan Barat kec.Dumoga Timur Kab.Bolaaang Mongondow. ==Sumber Polsek Dumoga Utara==



« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment