Berita Terbaru

Wednesday, October 4, 2017

Tak direalisasi, 3 Subkon jalan tol janji unjuk rasa di Kementerian PU
by fadjrin haryanto - 0

UNJUK rasa yang dilakukan oleh salah satu subkon jalan tol yang meminta hak mereka dibayarkan.(foto: ist)


AIRMADIDI SMCOM–Masalah antara 3 Sub Kontraktor (Subkon) yakni CV Aurelio, PT Angkasa Wastu Pratama (AWP) dan PT Borneo Celebes Indonesia (BCI) dengan pihak PT Sino Road And Bridge co.LTD/PT Hutama Karya ternyata sudah cukup lama. Namun ke-3 subkon ini memilih untuk mengalah, mengingat proyek dari sumber dana APBN ini masih panjang.

Mereka mencoba mengalah karena sesuai kesepakatan jika hak ketiga subkon ini akan teralisasi pada Jumat (6/10) mendatang. Namun jika hal tersebut juga tidak teralisasi, maka 3 Subkon ini berjanji akan melakukan unjuk rasa di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta.

Bahkan, tak hanya di Kementerian PU, 3 Subkon ini juga akan melakukan unjuk rasa di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Jika pada pertemuan Jumat nanti PT Sino Road And Bridge co.LTD/PT Hutama Karya masih berbelit-belit, mau tidak mau kami akan bertindak lebih jauh dengan menggelar demo di Kementerian PU sambil melapor ke KPK. Sebab waktu kami terbuang sudah terlalu lama dan kerugian kami sudah banyak," kata perwakilan PT AWP yang tak mau namanya diberitakan. 

Wakil Direktur CV Aurelio, Mas Yudi pun meminta PT Sino Road And Bridge co.LTD/PT Hutama Karya bisa memegang janji agar tak ada pihak yang dirugikan. "Volume pekerjaan masih panjang, jadi kami berpikir untuk bekerja maksimal agar dapat menghidupi perusahaan dan karyawan dalam rentang waktu lama. Jadi kendati sudah diperlakukan begitu, kami tetap mengalah saja," ujarnya.

Diketahui sebelumnya pada Senin (2/10) lalu, kurang lebih seratus orang tenaga kerja dari 3 subkon dari CV Aurelio, BCI dan AWP menduduki kantor PT Sino Road & Bridge Group co.LTD/PT Hutama Karya (Persero) di wilayah Kecamatan Kalawat untuk menuntut uang mereka yang tak dibayarkan. Sebelum unjuk rasa damai terjadi, masing-masing perwakilan diterima pihak manajemen yakni General Superintenden (Kapro) Mr. Ge dan beberapa stafnya.

Dimediasi Kapolsek Airmadidi AKP Edi Susanto bersama personil jajarannya, akhirnya semua sepakat bahwa PT Sino Road And Bridge co.LTD/PT Hutama Karya akan membayarkan hak mereka. "Iya, Jumat (6/10) nanti, kedua belah pihak setuju akan membayar/dibayar sesuai prosedur dan logika tanpa ada yang dirugikan nantinya," tutur Susanto.(lee)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment