Berita Terbaru

Monday, October 2, 2017

Hukuman disiplin. lagi, Pemkab pecat dua PNS
by yunita Cantik - 0

Lolak—Sikap tegas terus ditunjukkan Pemkab Bolaang Mongondow (Bolmong) kepada pegawainya yang tidak disiplin. Senin (2/10) pagi tadi, Pemkab Bolmong kembali menjatuhkan hukuman disiplin pemberhentian kepada dua pegawai negeri sipil (PNS). Pemecatan kepada dua ASN yakni Inge Juwita Potabuga pengatur muda tingkat satu, golongan II b staf di Kantor Camat Lolak dan Arifin Potabuga pengatur muda golongan II b staf di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datoe Binangkang, dibacakan usai upacara Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Bolmong. 
Selain itu, dua PSN lainnya yakni Rustanto Sugeha pengatur muda golongan II c staf di Dinas Pehubungan (Dishub) Bolmong dan Iswanto Ismari pembina tingkat satu golongan IV b staf di Sekretariat Daerah (Setda) Bolmong diberikan sanki penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama satu tahun.
Irmansyah Makalalag-BKPP Bolmong
saat membacakan nama ASN
yang dipecat, usai Upacara pagi tadi.
Pemecatan dua PNS itu berdasarkan keputusan Bupati Bolmong tahun 2017 tentang pemberhentian tidak dengan hormat. Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bolmong, Hamri Binol, menjelaskan sebelum keputusan itu diambil, para PNS dilakukan sidang kepegawaian. Lanjut Hamri,  dari pemecatan  itu atas laporan dari pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang bersangkutan. “Berdasarkan laporan masing-masing pimpinan SKPD kemudian diitindak lanjuti dengan sidang,” katanya.
Hamri menegaskan, sesuai hasil pemeriksaan, dua PNS yang diberhentikan dengan tidak hormat itu telah melakukan perbuatan berupa pelanggaran tidak melaksanakan tugas kedinasaan atau tidak masuk kantor. “Bahwa perbuatan tersebut merupakan pelanggaran kententuan Peraturan Pemerintah Nomor:53 Tahun 2010 (PP No:53/2010) Tentang Disiplin PNS pasal 3 angka 11 yakni masuk kerja menaati kententun jam kerja,” jelasnya.
Selain dua PNS yang diberhentikan tidak dengan hormat, dua PNS lainnya mendapat sanksi penundaan  kenaikan pangkat selama satu tahun. Keduanya melanggar PP No:53/2010 karena tidak masuk kantor selama 27 hari dan 30 hari. Hal ini  melanggar pasal 7 ayat 4 huruf e PP No:53/2010 tentang  Disiplin PNS. Hamri mengatakan, keputusan tersebut mulai berlaku  pada tanggal ditetapkan. “Apabila tidak ada keberatan maka keputusan ini mulai berlaku pada hari kelima belas terhitung tanggal PNS yang bersangkutan  menerima keputusan tersebut,” ujarnya. 
Sementara, Camat Lolak Haris Bambela membenarkan jika salah satu diantara ASN yang dipecat pagi tadi, adalah staf di kantor Camat Lolak yang sudah tidak melakukan tugasnya sebagai abdi Negara dengan baik. “Kami yang rekomendasi ke BKPP untuk ditindaklanjuti. Karena sejak akhir tahun kemarin,yang bersangkutan sudah tidak masuk kantor. panggilan sudah kami lakukan, bahkan sidang pun, juga tidak hadir,” beber Bambela siang tadi. (tr4).

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment