Berita Terbaru

Tuesday, October 3, 2017

Hak beberapa sub kontraktor jalan tol diduga disandera
by fadjrin haryanto - 0

BEBERAPA subkon saat melakukan aksi damai di PT Sino Road & Bridge Group Co.LTD di wilayah Kecamatan Kalawat.(foto: ist)

AIRMADIDI, SMCOM—Pembangunan jalan Tol Manado-Bitung di wilayah Kabupaten Minut, akan sangat menguntungkan bagi warga dan investor. Namun sayangnya, pembangunan jalan Nasional ini harus mendapat sorotan tajam dan kecaman dari beberapa perusahaan sub kontraktor (subkon) lainnya. 

Buktinya, pada Senin (2/10) sekitar pukul 10.00 Wita, kurang lebih 100 orang tenaga kerja dari masing-masing 3 subkon ini menyambangi kantor PT Sino Road & Bridge Group Co.LTD di wilayah Kecamatan Kalawat. 

Massa ini datang untuk menuntut hak mereka dan menyorot cara kerja kemitraan dari PT Sino Road & Bridge Group co.LTD yang merupakan tandem dari PT. Hutama Karya (Persero). Massa dan masing-masing perwakilan diterima pihak manajemen yakni General Supwrintenden (Kapro) Mr. Ge dan beberapa staf. Kedua belah pihak dipertemukan Kapolsek Airmadidi, AKP Edi Susanto.

 "Mereka tidak mau membayar hak kami. Padahal kami kerja sudah berbulan-bulan dan hasil serta volume pekerjaan antara kami dan mereka ada," keluh Yudi, Wadir CV Aurelio, salah satu subkon yang bermasalah dengan Hutama Karya.

"Sudah ada 3 perusahaan yang diperlakukan sama yaitu hak yang tidak dibayar. Ini kan tidak prosedural. Sikap ini hanya menghambat apa yang sudah di cita-citakan oleh Presiden RI. Proyek raksasa, pekerjaan besar, tapi pola kerja mereka tidak profesional," tambah wakil perusahaan lainnya.
Tak hanya hak pembayaran, massa juga menyorot tentang gambar dan kublikasi awal yang diberikan PT Sino Road And Bridge co.LTD. dan PT Hutama Karya telah berubah.

Menanggapi desakan 3 perusahaan itu, PT Sino Road & Bridge co.LTD yang awalnya bersikukuh bahwa pihak mereka berada di posisi benar, tapi ketika massa meminta development China itu menunjukkan data ukur dari gambar yang baru, pihak PT Sino Road And Bridge co.LTD seolah melunak dan siap untuk sepakat sesuai permintaan ke-3 subkon itu.

Kapolsek Airmadidi, AKP Edi Susanto membenarkan ada pergerakan massa, tapi belum berbentuk demo atau unjuk rasa. Setelah memediasi kedua belah pihak, maka Jumat (6/10) mendatang akan ada pertemuan kesepakatan antara 3 subkon, PT Sino Road & Bridge co.LTD, PPK tol, konsultan dan pihak terkait lainnya.

Perlu diketahui bersama, ada beberapa subkon juga pekerjaannya dihentikan akibat penagihan belum diselesaikan oleh PT Sino Road & Bridge co.LTD dan PT Hutama Karya (Persero) sebagai development. Bahkan terinformasi, ada subkon yang akan dibayarkan haknya, tapi mereka akan diputus kontrak. Ke-3 subkon ini menyesalkan sikap development yang menangani keuangan tidak profesional.(lee)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment