Berita Terbaru

Monday, September 4, 2017

Kejari Tomohon bongkar dugaan korupsi PD Pasar
by fadjrin haryanto - 0

KONDISI ruangan pemeriksaan di Kejari Tomohon yang terkunci rapat saat pemeriksaan pejabat PD Pasar Tomohon berlangsung.(foto: tonni/skgrup)


Tersangka segera ditetapkan, 
3 pejabat PD Pasar kembali diperiksa 

TOMOHON, SMCOM—Satu persatu dugaan penyelewengan di tubuh PD Pasar Tomohon mulai terbongkar.  Setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon menelusuri dugaan korupsi uang kas tahun 2015 PD Pasar Tomohon yang menguap, kini terkuak dugaan penggelapan dana sewa kios
 
Lepas dari itu, terpantau 3 Direktur PD Pasar Tomohon diperiksa Kejari Tomohon. Mereka masuk ruang terpisah penyidik Kejari Tomohon sekitar jam 9 pagi dengan mengenakan stelan batik. Adalah Noldi Montolalu, Wilhelm Gontha dan Mac Ronald Kambey yang menurut pengakuan mereka  sesuai surat panggilan menghadap Kasi Pidsus Kejari Tomohon. "Iya, ada surat panggilan dari seksi pidana khusus kejari tomohon," serentak dikatakan ketiga petinggi BUMD Kota Tomohon usai mengisi buku tamu di lobi kantor Kejari Tomohon.
 
Menariknya, mantan Direktur PD Pasar Tomohon Hofny Kalalo tidak terlihat. Kasipidsus Kejari Tomohon Putra Mokoagouw SH yang dikonfirmasi mengaku sudah dijadwalkan. "Ada dipanggil, kita cek dulu jadwalnya," ungkap Putra. Akan penetapan tersangka kasus tersebut Kejari Tomohon pastikan dalam waktu dekat sudah ada. "Siapa saja yang terlibat dalam kasus ini tidak akan lolos," tegas Mokoagouw diamini Kasi Intel Wilke Rabeta SH.
 
Kabar beredar, kasus korupsi terjadi tahun 2015 dan menyeret sejumlah pejabat BUMD Tomohon. Kasus dugaan korupsi ini terangkat ketika Februari 2015 PD Pasar mewariskan sisa anggaran sekitar Rp580 juta kepada manajemen baru, namun sampai akhir tahun 2015 laporan keuangan semua nihil. Kala itu Dirut PD Pasar Tomohon dipegang Hofny Kalalo SH sementara Badan Pengawas Wilhem Gontha. Ada kejanggalan mereka dipanggil hearing Dekot Tomohon dan dipertanyakan soal tidak adanya pemasukan ke kas daerah ini.
 
Selain uang kas nihil, ada banyak persoalan saat itu, seperti tidak beroperasinya Pabrik Es, adanya tunggakan rekening listrik yang mencapai Rp100 juta yang harus dibayar ke PLN,  serta pembayaran 3 Direksi yang tahun 2015 kosong dan  penagihan retribusi kepada 1500 pedagang menunggak. Hingga berita ini turun pemeriksaan pejabat PD Pasar Tomohon masih berlangsung.(not)
 

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment