Berita Terbaru

Tuesday, August 8, 2017

Melonguane kembali krisis listrik
by fadjrin haryanto - 0

MESIN PLTD bermasalah, Melonguane kembali krisis listrik.(foto: ist)

MELONGUANE, SMCOM-Pemadaman listrik bergilir kembali terjadi di wilayah Kota Melonguane dan desa-desa disekitarnya. Hal ini disebabkan adanya perbaikan pada 2 mesin genset milik PLN, membuat daya mampu mesin semakin hari semakin menurun sehingga PLTD Melonguane kekurangan daya 250 kw.

"Pemadamannya dilakukan siang mulai pukul 08.00 sampai 17.00 Wita dan malam mulai pukul 17.00 sampai 24.00 Wita. Semuanya sesuai dengan jadwal. Untuk malam hari di kurangi dulu pada beban puncak dan siang di kurangi untuk pemeliharaan mesin karena kalau semua dipaksa  mesin jalan semua, maka tidak  bisa di lakukan pemeliharaan dan sekarang kita harus pelihara untuk menaikkan daya mampu mesin tersebut," jelas Manager PT PLN Rayon Beo Moh Rizaldi, terkait pemadaman yang terjadi.

Lanjut dikatakan Rizaldi, saat ini pihaknya terus berupaya mencari solusi dalam perbaikan mesin yang rusak. Diharapkan kepada masyarakat pelanggan PLN untuk bersabar dan mengerti permasalahan yang terjadi karena ini bukan disengaja. "Ini sekarang  petugas PLTD sedang melakukan pemeliharaan satu mesin. Jadi  yang kami lakukan sebagian pelanggan di padam listriknya pada siang sesuai dengan jadwal dan mesin  dalam posisi dimatikan untuk dilakukan pemeliharaan agar daya mampu meningkat. Ya, semoga apa yang sementara dilakukan bisa di mengerti ," kata Rizaldi.

Namun, tanggapan pedas disampaikan tokoh muda Talaud Jimmy Lupa yang menilai ada unsur kelalaian dari pihak PLN Talaud. "Sewaktu krisis listrik di awal tahun, mereka mendatangkan mesin dari Sitaro yang juga dalam kondisi rusak. Lagipula mesin tersebut awalnya berasal dari Talaud. Jadi PLN ini kerjanya tambal sulam saja dalam mengatasi krisis listrik di wilayah kepulauan dan tidak pernah mau serius. Mestinya ini segera saja disampaikan Pemkab Talaud ke pemerintah pusat biar segera pula ada solusi yang benar-benar tepat," ketusnya.(ded)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment