Berita Terbaru

Tuesday, July 11, 2017

Tuntutan JPU lemah, menantu Dokter Mewengkang hanya divonis 5 bulan percobaan
by fadjrin haryanto - 0

Majelis Hakim hanya menjatuhkan sanksi pidana 5 bulan percobaan pada Megaputri Olivia Tawas.


MANADO, SMCOM-Kasus yang menjerat Megaputri Olivia Tawas, Selasa (11/7) kemarin, telah diakhiri Majelis Hakim dengan menjatuhkan sanksi pidana 5 bulan percobaan. Dalam putusannya, Majelis Hakim yang diketuai Alfi Usup telah mempertimbangkan, beberapa pertimbangan. Sehingga, Megaputri layak dikenakan hukuman tersebut.  Saat ditemui awak media usai persidangan, Usup menjelaskan bahwa ada beberapa point penting yang menjadi pertimbangan Majelis Hakim.  “Pertama Megaputri bukan pelaku utama, kedua kerugiannya kecil, ketiga ada pelaku lain tetapi tidak dijadikan sebagai tersangka, dan keempat uang tersebut digunakan untuk kepentingan anaknya,” papar Usup.

Terpisah, Penasehat Hukum (PH) Megaputri, Wempy Potale, ketika dimintai tanggapan soal adanya oknum lain yang tidak dijadikan sebagai tersangka dalam perkara ini, menerangkan kalau pihaknya pasti menyikapi fenomena ini. “Sesuai dengan pertimbangan Majelis Hakim tadi memang wajar bahwa ada orang lain di sini yang bisa dijadikan tersangka, yaitu tadi yang disebut Majelis Hakim,” terang Potale, sambil menambahkan bahwa kliennya bukan orang yang menyuruh mentransfer uang tersebut. “Yang jelas kami akan menindaklanjuti dengan melaporkan,” pungkasnya.

Untuk putusan Majelis Hakim, diketahui kalau pihak Megaputri telah menerima. Sementara pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) sendiri belum menentukan sikap, apakah akan banding atau tidak. Diketahu, menantu dari Dr Ronny Mewengkang ini, bisa terjerat hukum, karena Menurut dakwaan JPU Megaputri telah dilaporkan suaminya sendiri atas tindak pidana dugaan penggelapan. Diterangkan melalui dakwaan, bahwa Megaputri telah menggelapkan uang toko Cahaya Kasih Meubel milik suaminya, dan uang sebesar Rp42.432.300 milik mertuanya.

Namun dalam fakta sidang melalui pemeriksaan terdakwa, Megaputri mengatakan bahwa uang tersebut yang diberikan menantu Dokter Ronni Mewengkang, adalah uang bersama, atau modal usaha dalam keluarga. Dan telah dipakai, juga untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan membiayai kebutuhan anak semata wayang, terdakwa dan suaminya. 

Atas perbuatan tersebut, JPU Mariana Matulessy, lantas mendakwa bersalah dan menuntut pidana Megaputri dengan ancaman pidana 2 tahun penjara, dengan menggunakan pasal 372, juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. Namun, Majelis Hakim memiliki pertimbangan lain, sehingga hanya mengenakan putusan 5 bulan masa percobaan dan tidak mengabulkan ancaman pidana yang diajukan JPU.(rees)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment