Berita Terbaru

Wednesday, July 12, 2017

Taman Berkat gelap gulita
by fadjrin haryanto - 0

KONDISi Taman Berkat yang bakal menjadi salah satu lokasi iven Manado Fiesta masih sangat kekurangan penerangan, bahkan sangat gelap.(foto: iwan/sk)


MANADO, SMCOM—Dalam waktu dekat ini Kota Manado akan menggelar iven akbar Manado Fiesta tepatnya di bulan September. Dalam kegiatan tersebut, Godbless Park atau Taman Berkat bakal menjadi salah satu tempat pelaksanaan sejumlah kegiatan.  Sayangnya, di lokasi Taman Berkat sendiri, hanya diterangi sejumlah lampu bertenaga surya (solarcell). Sedangkan Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengambil langkah tegas memutuskan aliran listrik di taman tersebut. Hal itu dipicu karena adanya indikasi pencurian listrik yang diduga dilakukan oknum pekerja saat beraktivitas di kawasan tersebut.

Manager PLN Rayon Manado Selatan, Ronald Mawei mengungkapkan, pemanfaatan kembali aliran listrik diperbolehkan, jika persoalan ini telah diselesaikan. “Harus diselesaikan dahulu baru aktifitas lewat pemakaian listrik bisa berjalan lagi karena sudah masuk hutang. Besar kemungkinan pun terjadi tahun lalu,” ungkapnya. Menurut Mawei, kejadian seperti itu marak terjadi di Kota Manado, terutama pemanfaatan daya listrik yang tinggi setiap ada pengerjaan proyek. Ia mensinyalir pemakaiannya dilakukan secara diam-diam tanpa sepengetahuan kontraktor utama.

Dijelaskannya lagi, setelah diketahui adanya aksi pencurian, pihak PLN langsung mengambil langkah tegas dengan meminta pertanggungjawaban pihak pemborong untuk membayar ganti rugi. “Tapi, kendala sekarang pemborong tersebut tak mau menindaklanjuti sehingga sekarang pemanfaatan lahan ketika memakai aliran listrik terhenti. Akibatnya lagi, jumlah daya listrik untuk KWnya menurun kemudian berpengaruh ke rumah-rumah warga sendiri,” jelas Mawei.

Terkait dengan hal tersebut, personil Dekot Manado, Mona Kloer, menyayangkan kejadian seperti itu terjadi di Kota Manado. Padahal dalam waktu dekat ini, akan melaksanakan iven-iven besar khususnya di lokasi-lokasi strategis. Dia menyebutkan, pelaku yang memanfaatkan pemakaian tanpa izin tersebut dalam hal ini pihak ketiga harus bertanggungjawab. Karena penggunaan secara illegal tersebut langsung bisa berhadapan dengan Undang-undang (UU) Jasa Konstruksi akibat semena-mena.

Dirinya berharap, campur tangan pemerintah untuk menuntaskan persoalan itu. Apalagi peran pemerintah mengawasi Taman Berkat tersebut. “Harus diselesaikan masalah tersebut secepatnya karena sejumlah kegiatan dengan fasilitas yang telah ada di tempat tersebut sudah terpasang, kemudian tinggal dimanfaatkan. Apalagi, lokasi tersebut dibangun bagi warga kota dan sekitarnya melakukan beragam urusan acara,” tandasnya. “Intinya, pemerintah terlibat tanggungjawab pula untuk fungsi pengawasannya. Kemudian, mencari solusi terbaik agar segera ada penyelesaian secepatnya. Agar semua rencana kegiatan tidak berjalan di tempat,” kunci Kloer.(eren)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment