Berita Terbaru

Tuesday, July 11, 2017

Pengrusakan PT CNSC, Kapolda: tak ada penghentian saya akan cari sampai tuntas!
by fadjrin haryanto - 0

Kapolda Sulut saat diwawancarai terkait kasus pengrusakan di PT  CNSC


MANADO, SMCOM—Kasus tindak pidana kekerasan dan pengrusakan secara bersama-sama di lingkungan pabrik PT Conch North Sulawesi Cement (CNSC) Bolmong, rupanya terus menjadi atensi serius Polda Sulut dibawah pimpinan Kapolda Irjen Pol Drs Bambang Waskito. Menariknya, kasus ini pun menjadi perhatian dari jenderal bintang dua tersebut.

Kapolda saat diwawancarai awak media kembali menegaskan, bahwa kasus kekerasan di PT Conch terus diproses pihaknya. Ia pun menyatakan, kasus tersebut tidak akan dihentikan penanganannya. Pasalnya, sorotan tajam dalam kasus ini adalah tindak pidana. “Kita tindak pidananya. Tidak ada yang ditangguhkan. Saya akan cari sampai tuntas siapa saja yang terlibat,” tegas Kapolda, di depan ruang kerjanya usai upacara peringatan Hut Bhayangkara ke-71 di Mapolda Sulut, Senin (10/7) kemarin.

Lebih lanjut mantan Kapolda Jawa Barat ini menyatakan, puluhan orang yang telah ditahan pihaknya akan terus diproses melalui pengambilan keterangan oleh penyidik. Menurutnya, jika dalam proses pemeriksaan ditemukan bukti baru, maka akan dilanjutkan ke tahap selanjutnya.
“Sekarang yang ditahan ada 27 orang. Kita periksa semua dengan saksi yang ada. Sesudah itu kita tingkatkan lagi prosesnya. Apakah hanya menerima perintah atau ada oknum intelektual atau dader didalamnya. Siapa saja yang salah kita tindak. Sekali lagi tidak ada penghentian apalagi intervensi siapa pun. Ini pidana murni. Kasusnya tetap jalan. Walaupun kasusnya dicabut pun tidak ada. Ini bukan delik aduan, tanpa pengaduan pun tetap saya proses,” pungkas Kapolda.
 
Diketahui, Senin (5/6) lalu, beberapa oknum aparat Pemerintahan di Kabupaten Bolaang Mongondow, diduga melakukan tindak pidana kekerasan dan pengrusakan secara bersama-sama di lingkungan Pabrik milik PT CNSC, yang terletak di Jalan Trans Sulawesi, Inobonto Bolmong. Akibat kejadian tersebut, perusahaan mengalami kerugian materil yaitu kerusakan bangunan sebanyak 11 unit, 240 buah kaca jendela dan 100 daun pintu pecah.
 
Polda Sulut pun langsung melakukan penanganan dengan memeriksa puluhan saksi hingga pada penetapan tersangka dan penahanan. Bahkan sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemkab Bolmong pun tak luput dari pemeriksaan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum. Hingga kini, Polda Sulut terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap lebih jauh siapa aktor intelektual hingga aksi pengrusakan tersebut terjadi.(erel)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment