Berita Terbaru

Wednesday, July 26, 2017

Bupati Bolmong jadi tersangka pengrusakan PT CNSC
by fadjrin haryanto - 0

Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito dan YS alias Yasti.(foto: ist)

MANADO, SMCOM—Bupati Bolmong, YS alias Yasti, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Sulut, atas kasus tindak pidana kekerasan dan pengrusakan secara bersama-sama di lingkungan PT Conch North Sulawesi Cement (CNSC) Bolmong.

Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito, melalui Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo, ketika diwawancarai awak media, membenarkan bahwa orang nomor satu di Bolmong ini resmi dijadikan tersangka, setelah dilakukan gelar perkara pada, Selasa (25/7) kemarin, di Mapolda Sulut.
“Tadi sudah dilakukan gelar perkara oleh penyidik, dan dari hasil gelar ditemukan bukti perkara yang cukup sehingga YS alias Yasti ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap Tompo, di ruang kerjanya, kemarin.

Lebih lanjut ketika ditanya unsur apa yang ditemukan sehingga mantan anggota DPR RI ini dijerat tersangka, juru bicara Polda Sulut ini menyatakan bahwa dari hasil penyelidikan kasus, Yasti telah mengambil tindakan melawan hokum. “Yasti menyuruh atau memerintahkan serta memfasilitasi untuk melakukan pengrusakan serta menyalahgunakan wewenang. Ini hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik,” tegasnya.

Diketahui, Senin (5/6) lalu, beberapa oknum aparat Pemerintahan di Kabupaten Bolaang Mongondow, diduga melakukan tindak pidana kekerasan dan pengrusakan secara bersama-sama di lingkungan Pabrik milik PT CNSC, yang terletak di Jalan Trans Sulawesi, Inobonto Bolmong. Akibat kejadian tersebut, perusahaan mengalami kerugian materil yaitu kerusakan bangunan sebanyak 11 unit, 240 buah kaca jendela dan 100 daun pintu pecah.

Polda Sulut pun langsung melakukan penanganan dengan memeriksa puluhan saksi hingga pada penetapan 27 tersangka Sat Pol PP Bolmong dan penahanan. Bahkan Yasti pun tak lepas dari pemeriksaan penyidik. Meski sempat mangkir atau tidak hadir pada panggilan penyidik, namun Yasti akhirnya dua kali mendatangi Polda Sulut untuk memberikan keterangan belum lama ini. Tak hanya itu, sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemkab Bolmong pun tak luput dari pemeriksaan penyidik Dit Reskrimum Polda Sulut.(oby)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment