Berita Terbaru

Wednesday, June 14, 2017

Pengucapan Syukur di Minahasa digelar 23 Juli
by fadjrin haryanto - 0

RAPAT persiapan pengucapan syukur.(foto: ist)


TONDANO,SMCOM—Sebagaimana acara syukuran atas keberhasilan para petani di Sulut setiap tahun, pasti diadakan pesta di masing-masing wilayah sesuai jadwal dari desa maupun kecamatan atas mengetahui Gereja.  Seperti di Tondano, pengucapan syukur nanti dihelat pada 23 Juli 2017 mendatang tapi persiapannya sudah mulai dimatangkan. Buktinya, Pemkab Minahasa telah gelar rapat persiapan di Ruang Sidang (Rusid) kantor Bupati, Selasa (13/6) kemarin.

Rapat tersebut dihadiri dan dipimpin langsung Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi (JWS), Ketua FKUB kabupaten Minahasa Pdt. Evert Tangel STH MPdK, Kepala Bagian Kesra Drs. Ajahlet Z. Warouw, ketua-ketua wilayah Gereja dan Pendeta-pendeta dari denominasi gereja-gereja di Minahasa. Dikatakan Bupati, pertama-tama dirinya berterima Kasih kepada hamba-hamba Tuhan, yang turut menyukseskan event-event besar yang dilaksanakan di Minahasa pada waktu lalu dan mohon dukungan serta doanya untuk event besar lainnya seperti pada 8 Juli 2017 di Stadion Maesa akan diadakan acara pisah-sambut Uskup Manado. Acara ini penting karena menyangkut keagamaan. 

“Rapat ini kita akan bahas tentang hari pengucapan syukur yang ditetapkan tanggal 23 Juli 2017 di tanah Minahasa. Dimana pengucapan syukur merupakan pesta iman tanpa miras, supaya kita dapat menghindari hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan dan kriminalitas. Jika ucapan syukur disertai dengan miras, berarti kita tidak menghargai Tuhan karena acara ini murni bersyukur kepada Tuhan," ungkap JWS.

Lanjut menurutnya, direncanakan pemerintah akan bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Diabudpar), bakal mengundang turis untuk datang di Minahasa pada hari pengucapan syukur tersebut agar berlangsung meriah karena ada tamu dari luar. “Intinya perayaan ini, untuk disyukuri para petani karena sudah berhasil,” jelasnya. 
Diharapkan juga sosialisasi dari pendeta-pendeta di gereja, bahwa jangan ada jemaat yang merayakan pengucapan syukur sendiri. Sebab acara ini diadakan serentak untuk kebersamaan kita di tanah Minahasa.(win)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment