Berita Terbaru

Wednesday, June 14, 2017

Korupsi PD Pasar, Kejari pastikan periksa Kawalo Cs
by fadjrin haryanto - 0


MANADO,SMCOM—Pengusutan kasus korupsi di Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Manado 2013-2014, oleh pihak Kejari Manado, yang sempat memeriksa sejumlah anggota Dekot Manado ternyata belum berakhir. Ketika dikonfirmasi awak media, Selasa (13/6) kemarin, via telepon KasiPidsus Kejari Manado, Melly Suranta Ginting pun tak menepis kalau tujuh dari legislator yang sempat diperiksa beberapa waktu lalu, bahkan diperiksa kembali sesuai kebutuhan penyelidikan atau penyidikan. “Untuk sementara waktu ini belum, namun ke depan jika diperlukan guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan kasus bakal kita periksa kembali,” tegas Ginting.

Selanjutnya, Ginting menambahkan posisi perkembangan kasus masih menunggu hasil audit pihak Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulut. Diketahui, saat Kejari Manado mulai menseriusi kasus korupsi di PD Pasar 2013-2014, ada beberapa anggota Dekot Manado sempat diperiksa sebagai saksi. Ke-7 legislator tersebut, masing-masing ada HK alias Kawalo, MT alias Tampi, CL alias Cicilia, SS alias Saafa, SL alias Lela, BP alias Parasan, RA alias Royke. Pasalnya, ketujuh politisi tersebut sebelumnya telah “dikuliti” Ginting cs, guna mencari tahu ke mana aliran dana PD Pasar Manado yang dikeluarkan calon tersangka DS alias Didi saat menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Manado.

Pemeriksaan ketujuh legislator itu, juga berdasarkan keterangan Didi yang mengaku kalau sejumlah legislator sempat meminta jatah ketika dirinya memegang jabatan Dirut. Ginting sendiri, ketika dikonfirmasi sebelumnya, membenarkan adanya proses pemeriksaan terhadap para Anggota Dewan Manado itu. “Iya, mereka telah diambil keterangan. Ketujuh anggota Dekot yang diduga menerima sejumlah dana dari PD pasar,” terang Ginting. 

Lebih lanjut, Ginting juga membeberkan kalau saat menjalani proses pemeriksaan, para legislator ada yang mengaku mengambil jatah di PD Pasar hanya saat moment-moment tertentu saja. Namun, ada pula yang malah menjadikan PD Pasar sebagai ATM. Kawalo sendiri, ketika dihubungi awak media beberapa hari lalu, tak membantah kalau dirinya pernah diperiksa oleh Kejari terkait kasus ini. Hanya saja, Kawalo membantah kalau dia masuk sebagai anggota Pansus PD Pasar Manado. Lain halnya dengan Cicilia, ketika dihubungi via telepon selulernya enggan memberikan respon.(lan)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment