Berita Terbaru

Tuesday, June 13, 2017

Kejari siap "periksa" 51 temuan di Pemkab Minut
by Totti boy - 0



ANTONIUS Silitonga
Airmadidi—Pemkab Minahasa Utara (Minut) pada akhir pekan kemarin baru saja mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulut. Namun meskipun memperoleh opini "terbaik" dalam pengelolaan anggaran, tetap saja ada beberapa catatan yang harus diselesaikan oleh Pemkab Minut.

Ini kemungkinan penyelesaian pada 51 temuan dari BPK pada pengelolaan keuangan tahun anggaran 2016. Oleh BPK sendiri pasti akan meminta temuan tersebut diselesaikan dalam waktu 60 hari.
Banyaknya temuan ini, mulai dilirik oleh Kejari Minut. Bahkan koprs baju coklat ini siap masuk menangani semua temuan ini jika tidak diselesaikan dalam waktu 60 hari sesuai perintah BPK.

"Biar opini WTP, bukan berarti tidak ada temuan atau pelanggaran. Kami siap masuk jika temuan itu tidak ditindaklanjuti. Sebab ini sesuai arahan atau perintah Presiden, dimana jika 60 hari tidak diselesaikan, maka itu akan diambil alih oleh pihak Kejaksaan," jelas Kasie Pidsus Kejari Minut Antonius Silitonga SH MH, Selasa (13/7/2017).

Dalam 51 temuan ini, kemungkinan besar adalah temuan pada perjalanan dinas yang tidak sesuai, pengelolaan aset yang diduga bermasalah dan sebagainya. Namun dari semua temuan ini, tidak akan menghambat Kejari Minut melakukan pemeriksaan kepada setiap SKPD yang bermasalah. 

"Dalam kasus ada perdata dan pidana dimana itu semua akan kami periksa jika memang sudah salah menggunakan uang negata atau merugikan keuangan negara," tandas Silitonga saat didampingi Kasie Intel Kejari Minut Mursyidi SH.

Ditanya apakah pihak BPK pernah melayangkan rekomendasi untuk melakukan pemeriksaan terkait temuan kerugian negara, Silitonga mengatakan belum pernah. "Kami tidak perlu menunggu rekomendasi dari BPK dan sampai sekarang juga tidak pernah. Tapi namanya kasus korupsi, itu tetap menjadi atensi kami," tegas Silitonga.(glen)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment