Berita Terbaru

Monday, May 29, 2017

Pengusaha hiburan malam diminta hormati bulan puasa
by fadjrin haryanto - 0

DEKOT Manado mengingatkan para pengusaha hiburan malam agar mematuhi
 jam operasional kegiatan saat masa-masa puasa sesuai dengan aturan.(foto: dok) 

MANADO,SMCOM—Wakil Ketua Komisi A Dekot Manado Robert Ronald Tambuwun memperingatkan kepada seluruh pengusaha tempat hiburan untuk menghormati bulan puasa, dimana umat muslim tengah melaksanakan ibadah mereka. Menurut Tambuwun, penghormatan tersebut adalah dengan mengikuti aturan yang telah tertera jelas di dalam Peraturan Daerah, terkait jam operasional tempat hiburan malam saat hari-hari besar keagamaan. "Saya minta jangan sampai ada pelanggaran aturan lagi ya. Karena ini sudah jelas tertera dan diatur dalam peraturan daerah," tegas Tambuwun. 

Tambuwun sendiri mengungkapkan, pihak akan melakukan kunjungan lapangan secara mendadak, untuk mengecek ketaatan para pengusaha tempat hiburan, apakah sudah menuruti aturan yang berlaku. "Jadi jangan salahkan siapa-siapa kalau kemudian ada sanksi yang diberlakukan jika kedapatan melanggar aturan," tutur politisi Hanura tersebut. Sementara itu, Pemkot Manado melalui Dinas Pariwisata Manado, sudah mengeluarkan surat edaran Nomor D.14/PAR/121/2017 tentang penutupan sementara. Surat ini ditujukan bagi pelaku usaha tempat hiburan berupa pub, cafe, discotik, bar, karoeke, spa dan panti pijat yang ada di Manado. 

Dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Manado, Hendrik Warokka SPd DEA mengatakan, jika dalam surat edaran itu dijelaskan akan masa tutup tempat hiburan sementara yang berlaku sejak tanggal 24-26 Mei karena bulan Puasa dan dapat membuka usaha kembali pada tanggal 27 Mei. “Usaha dunia malam juga akan ditutup pada tanggal 24-26 Juni sehubungan dengan hari raya Idul Fitri. Usaha bisa dibuka kembali pada tanggal 27 Juni,” jelas Warokka.

Ditegaskan Warokka, jam operasional untuk dunia hiburan pun ikut diberlakukan sepanjang bulan Puasa ini. Adapun untuk usaha hiburan malam, cafe dan bar hanya bisa sampai jam 01.00 Wita. Lalu usaha karoeke berlaku sampai pukul 23.00 Wita dan usaha spa serta panti pijak hingga pukul 20.00 Wita. “Jika pelaku usaha ini tidak mematuhi usrat edaran ini, maka sanksi tegas beruka pembekuan ijin sementara usaha. Jadi kami harap ada pengertian bagi pelaku usaha untuk menghormati umat Muslim yang menjalani ibadah puasa,” tambah Warokka.(ren/efh)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment