Berita Terbaru

Friday, May 5, 2017

Kinerja Buruk, SWM Diminta Ganti Kadis Dikpora
by fadjrin haryanto - 0


Bupati Sri Wahyumi Maria Manalip SE (foto: ist)



MELONGUANE,SMCOM--Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Talaud, sejumlah guru dan orangtua siswa mendesak Bupati Sri Wahyumi Maria Manalip SE (SWM) untuk mengganti Imen Djoly Manopode, menyusul kinerja buruk Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Talaud yang dipimpinya. Laporan terakhir yang cukup membuat SWM memerah mukanya adalah kejadian di Desa Pulutan dalam  acara pencanangan Kampung KB yang berakhir dengan laporan mengenai kinerja buruk Dikpora. 

"Ini akibatnya kalau dinasnya bekerja tidak transparan, akibatnya ditanggung oleh bupati. Padahal dinasnya yang tidak bekerja dengam benar, jujur dan transparan. Segera direspon apa yang disampaikan masyarakat mengenai Tunjangan Daerah Khusus bagi para guru ya pak Kadis," ucap SWM kala itu. Bukan hanya itu saja, berbagai laporan masyarakat, termasuk dalam penyaluran dan pemberian beasiswa juga diterima bupati. "Kepala dinasnya jangan main-main dengan beasiswa daerah. Jangan yang menerima malah saudaranya sendiri, saya akan ganti kadisnya jika begitu," ujar SWM menanggapi keluhan warga.

Sejumlah tokoh muda Talaud menilai, dari berbagai laporan yang diterima bupati, sudah sewajarnya perubahan wajah pendidilkan Talaud dimulai dari penyegaran personilnya. "Pimpinan yang baik, akan mendatangkan sistem kerja dan hasil yang baik dan pasti mampu menjawab tantangan dan tuntutan akan kemajuan pendidikan Talaud dan secara pasti mewujudkan visi misi bupati. Jadi hemat saya pergantian kepala dinas Dikpora adalah langkah yang tepat," tukas Jimmy Lupa, Rabu (3/5) kemarin.

Tokoh muda lainnya, Robert Zapara malah menilai akibat kinerja buruk Kadis Dikpora, banyak persoalan yang kini menjadi beban tambahan bupati. "Mestinya selaku pejabat pembantu bupati, seorang kepala dinas mampu menyelesaikan urusan di dinasnya bukan malah menambah beban pimpinan dan mempearah keadaan. Wajar dan pantas jika Kadis Dikpora segera diganti, supaya tidak ada lagi isu miring di masyarakat yang harus sibuk dijawab bupati," kata Zapara.(ned)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment