Berita Terbaru

Monday, May 29, 2017

Gedung Religi akan jadi pemersatu keagamaan
by fadjrin haryanto - 0


WALIKOTA Manado GSVL saat membuka secara resmi gambar terselubung rencana pembangunan
Gedung Religi sebagai salah satu simbol pemersatu keagamaan di Sulut khususnya Manado.(foto: humas/pemkotmanado)

TIKALA, SMCOM—Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA (GSVL), Jumat (26/5) pekan kemarin, secara resmi membuka selubung gambar Gedung Religi di eks Kampung Texas Pusat Kota Manado, sebagai tanda bakal dilakukan perencanaan pembangunan tersebut.
Dikatakan Walikota GSVL, nantinya Gedung Religi tersebut bakal menjadi salah satu simbol pemersatu keagamaan di Kota Manado. “Gedung Religi ini akan menjadi salah satu simbol yang sangat istimewa bagi kerukunan antar umat beragaman di Ibukota Sulut bahkan hingga seluruh Indonesia,” tutur Walikota GSVL. 

Sebelum membuka secara resmi selubung gambar Gedung Religi, Walikota GSVL terlebih dulu mengikuti deklarasi damai solidaritas menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang dilaksanakan Pemkot Manado di lapangan Sparta Tikala Manado. Penandatanganan Deklarasi Solidaritas NKRI itu dilakukan dalam Apel Kebangsaan yang dipimpin Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dan dihadiri Komandan KODIM 1309 Manado Letkol ARM Johanis Toar Pioh, serta presidium Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Manado. 

Dalam sambutannya, Walikota GSVL mengatakan Deklarasi dilaksannakan untuk mempertahankan keutuhan NKRI yang aman dan nyaman serta bebas dari kepentingan perseorangan maupun kelompok. Pasalnya, belakangan ini ada pihak-pihak yang berusaha merusak hubungan kekeluargaan masyarakat Indonesia dengan menciptakan polemik isu politik dari Ormas intoleran, serta memecah persatuan dan kesatuan Bangsa.  Selain itu, Apel Deklarasi tersebut merupakan kesempatan yang baik untuk menyegarkan ingatan dan memperkuat komitmen. "Kita adalah pewaris kesepakatan para pendahulu dan pendiri bangsa ini, yang pada 72 tahun lalu telah merasakan senasib sepenanggungan dengan kemauan untuk merdeka. Dimana, memutuskan untuk menerima keberagaman, mengesampingkan segala perbedaan dan bersatu dalam sebuah bangsa baru, yakni Bangsa Indonesia. Dan hari ini kita berada ditempat ini untuk menegaskan komitmen kebangsaan tersebut," ujar Walikota GSVL. 

Lanjut GSVL, sikap tersebut sangat penting untuk memelihara semangat persatuan, sekaligus semangat keterbukaan bagi keberagaman. Sebagaimana, Indonesia yang didalamnya terdapat beragam etnis, budaya, religi, sebagaimana juga Kota Manado yang mempunyai keberagaman tersebut. "Justru dengan keberagaman inilah yang seharusnya menginspirasi kita untuk saling mengenal, memahami dan menerima, bekerjasama, bekerja keras dan bekerja cerdas mengolah hidup yang lebih baik. Sebab itu, saya mengajak kita sekalian untuk wujudkan solidaritas itu, mulai dari rumah dan keluarga kita. Dengan prinsip, hidup bae-bae, baku baku tulung dengan baku baku bae," terang Walikota GSVL. 

Ditegaskan Walikota GSVL, Kota Manado adalah rumah besar yang didiami seluruh masyarakat dari berbagai suku, agama, serta etnis yang beragam. "Karena Kota ini adalah rumah kita, marilah kita bangun Manado yang aman, bersih dan rukun. Sehingga, dari kota ini kita dapat menjadi teladan hidup bagi segenap anak bangsa di seluruh Indonesia. Tentang bagaimana mengolah kehidupan dalam keberagaman dan kemajuan dalam kerukunan," tukas Walikota GSVL. Dalam Deklarasi Solidaritas NKRI yang dibacakan Ketua BKSAUA Kota Manado Pdt Roy EG Lengkong STh juga menyatakan dukungan kepada pemerintahan Indonesia dibawah kendali Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven O Kandouw. Termasuk mendukung pemerintahan di Kota Manado yang dipimpin Walikota GSVL dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE.(boy)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment