Berita Terbaru

Wednesday, May 24, 2017

Barang Ilegal senilai Rp 5,4 Miliar dimusnahkan KPPBC Bitung
by fadjrin haryanto - 0



Kegiatan pemusnahan sejumlah barang ilegal hasil sitaan.(foto: ist)

Bitung, SMCOM-Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bitung melakukan pemusnahan sejumlah barang ilegal hasil sitaan sejak 2016, pada Rabu (24/5) siang tadi. Barang- barang yang dimusnahkan berupa 8.365.864 batang hasil tembakau, 5.639 botol minuman beralkohol, 120 lembar pita cukai, 31 pakaian bekas, 7.272 botol soft drink, 60 kaleng minuman jus, 27 karton obat suplemen ternak.


 Pemusnahan sejumlah barang ilegal hasil sitaan.(foto: ist)

Kepala Bea cukai Bitung Fitra Krusdianto mengatakan, salah satu yang ditangkap adalah sitaan dari KM Rod Race yang ditangkap Patroli Laut Bea dan Cukai Wallacea 2016 dengan kapal patroli Bea Cukai BC30006 pada 24 Oktober 2016 silam di perairan Sangihe yang berlayar dari General Santos Filipina menuju Tinakareng. 

"Barang barang ini tak memiliki dokumen kepabeanan, tanpa dilekati pita cukai, penggunaan pita bekas," kata dia. Lebih lanjut Fitra mengatakan tindakan pemusnahan ini tentunya sudah mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan melalui Dirjen Kekayaan Negara dan juga diperkuat dengan putusan Pengadilan Negeri Bitung  bernomor 18/Pid.B/2017/PN.Bit dan 19/Pid.B/2017/PN.Bit tertanggal 17 April 2017.  Total perkiraan nilai barang yang dimusnakan sekitar Rp 5.420.081.456, diperkirakan kerugian negara mencapai Rp 2.749.742.546.



Pemusnahan sejumlah barang ilegal hasil sitaan.(foto: ist)

Penindakan ini tentunya berdasarkan UU Nomor 10 Tahun 1995 tentang kepabeanan yang telah diubah dengan UU nomor 17 tahun 2006. Dari semua penindakan yang dilakukan oleh KPPBC Tipe Madya  Pabean C Bitung ini sudah tentu mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) Nomor 39/PMK.04/2014 tentang tata cara penyelesaian barang kena cukai dan barang-barang lain yang dirampas untuk negara atau yang dikuasai negara, 



 Pemusnahan sejumlah barang ilegal hasil sitaan.(foto: ist)

Kemudian Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu)  Nomor 62/PMK.04/2011 tentang penyelesaian terhadap barang yang dinyatakan tidak dikuasai, barang yang dikuasai negara, dan barang yang menjadi milik negara, dan yang terakhir Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu)  Nomor 240/PMK.06/2012 tentang tata cara pengelolaan barang milik negara yang berasal dari aset eks Kepabeanan dan Cukai.
Dalam acara pemusnahan Barang Milik Negara dan Barang Bukti Tindak Pidana ini, turut dihadiri oleh unsur pimpinan TNI dan Polri, Kejaksaan serta instansi-instansi keuangan terkait.(fh)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment