Berita Terbaru

Thursday, April 20, 2017

Manengkey: Ada 3 indikator dalam mengatasi sampah
by donwu - 0

Bersih-bersih pantai di Siau, Kamis (20/4/2017) pagi.
SITARO, SMCOM—Kamis (20/4/2017) pagi tadi, Pemkab Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) melaksanakan program bersih-bersih sampah di tiga lokasi, yakni komplek Pasar Ulu Siau Timur, komplek Pasar Ondong Siau Barat, dan Airpanas Lehi. Kegiatan ini digela untuk persiapan Sitaro dalam penilaian Kabupaten/Kota Sehat pada bulan Mei 2017 mendatang, dengan melibatkan semua Perangkat Daerah (PD), Dharma Wanita, dan LSM seperti Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Sitaro.

Ditemui seusai melaksanakan program bersih-bersih lingkungan, Sekda DR Adry Manengkey SE MSi mengatakan bahwa ada tiga indikator yang perlu diperhatikan dalam mengatasi masalah sampah.

Pertama, yaitu merubah mainset atau pola pikir. "Kalau menurut kita pertama yang harus kita baik pemerintah, masyarakat atau kelompok masyarakat pemerhati seperti LSM, itu mainset/persepsi. Bahwa sampah itu membawa keuntungan. Kalo dia membawa keuntungan berarti orang tidak akan membuang sampah sembarangan. Berarti dia akan simpan dan itu jadi doi,” ujarnya.

Kedua, sampah itu menjadi sumber penyakit. “Kalo masyarakat tahu bahwa itu menjadi sumber penyakit, sampah itu nda akan dibuang sembarangan,” kata Manengkey. Dan ketiga, kalu tahu sampah itu merusak lingkungan, maka tidak akan buang sampah sembarangan, karena akan merusak keindahan.

“Nah indicator-indikator ini harus ditangkap oleh pemerintah, masyarakat, dan kelompok LSM. Pemerintah harus siapkan fasilitas, kemudian LSM harus menunjang untuk mengumpul masyarakat, kemudian dorang berprilaku untuk menata, memelihara, melindungi. Nah kalau itu dilakukan, kita yakin sampah-sampah kedepan itu akan menjadi sesuatu yang akan diincar oleh masyarakat karena menguntungkan bagi mereka," terang Manengkey.(ddk)



« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment