Berita Terbaru

Friday, April 7, 2017

Dekab Bolmong tindaklanjuti Pelanggaran PT Conch
by yunita Cantik - 0

Lolak—Setelah menerima catatan pelanggaran yang dilakukan PT Conch dan sejumlah anak perusahan, dari ratusan pendemo, Jumat (7/4) siang tadi. akhir Dewan Kabupaten (Dekab) Bolaang Mongondow (Bolmong) memutuskan segera memberikan rekomendasi kepada Pimpinan Dewan membentuk Panitia khusus (Pansus).
300-an pendemo lakukan orasi di depan
Kantor Dekab Bolmong, Jumat siang tadi 
Pansus tersebut dimaksud untuk penyelesaian masalah dan pelanggaran-pelanggaran oleh PT Conch dan anak perusahannya, yang sudah disampaikan ratusan pendemo siang tadi. “Pertama bahwa mereka belum memiliki ijin pertambangan. Pelanggaran kedua, bahwa PT Conch dan anak perusahaan lainnya dibawah conch, telah melakukan perekrutan tenaga asing secara illegal, dan selisih itu ada sekira 203 pekerja asing,” kata Yusra Alhabsyi SE, Ketua Komisi I Dekab Bolmong, Jumat Siang tadi,
Kejahatan yang lebih parah dilakukan PT Conch dan anak perusahaanya, beber Yusra adalah, merampok Pendapatan Asli Daerah (PAD), melalui memobilisasi galian C, tanpa ijin . “tempat-tempat yang mereka ambil galian C tidak berijin. Yang mengakibatkan kerugian daerah, bukan hanya ratusan juta, tapi Miliaran Rupiah,” beber Yusra.
Sehingganya, Pihaknya sudah meminta Pemkab Bolmong melalui Instansi terkait, untuk dapat menyurat ke Pihak berwajib dan segera mungkin menghentikan aktivitas PT Conch di pelabuhan Jeti Khaiya. Serta meminta agar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulut, lakukan penertiban TKA Illegal di wilayah Bolmong. “pelabuhan itu tidak ada Ijin pembangunan dari BLH Provinsi, sehingga kami minta segera lakukan Police line. dan mendesak Pemprov sulut untuk segera melakukan peneritban  TKA illegal yang masih bekerja di PT Conch,” tandas Yusra.
Selain Yusra Alhabsyi dan Wakil Ketua Dekab Bolmong, Kamran Muchtar,  Anggota dekab bolmong lainnya yang menerima 300-an pendemo siang tadi sekira pukul 10.30 Wita, diantaranya, Musly Manoppo dan Ezra Panese. “kita tindaklanjuti persoalan ini, melalui Pansus yang akan dibentuk. Namun, kami kembali meminta agar Pihak perusahaan untuk tidak memberi sanksi kepada para pekerja yang terlibat dalam demo Siang tadi,” tegas Yusra yang juga ketua PW Ansor Sulut.
Sementara, Hendra Lamudia salah satu orator dalam tuntutanya mendesak Dekab Bolmong, untuk bisa menjembatani persoalan warga dengan PT Conch. “Ganti rugi lahan yang belum selesai, pekerjakan warga pribumi, segera lakukan MoU dengan eks Pemilik lahan untuk dipekerjakan, serta memberlakukan upah minimum sesuai dengan regulasi yang ada,” teriak pria berhelem kuning siang tadi. (yede).

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment