Berita Terbaru

Thursday, March 23, 2017

Support bus dalam kota, komentar netizen soal aksi sopir mikrolet di Manado
by donwu - 0

Situasi jalan di zero point Kamis (23/3/2017) saat sopir mikrolet mogok beroperasi dan saat kembali beroperasi. Foto lain pemerintah menyiapkan bus dan armada alternatif untuk mengangkut penumpang.
MANADO, SMCOM—Aksi mogok beroperasi yang dilakukan sejumlah sopir angkot di Manado, Kamis (23/3/2017) siang hingga sore tadi, ikut mengundang pernyataan netizen dalam akun sosial media Facebook. Seperti apa ungkapan mereka?

Hanny Wong Kandou:
Hari ini jalanan serasa nyaman sekali, seperti ada di kota negara maju. Oh rupanya Mikrolet lagi demo tidak narik gara-gara taxi dan ojek online.
Dan mikrolet tidak menyadari bahwa mereka sudah memberi studi banding gratis kepada warga kota jika tanpa mereka berada di jalanan Manado maka suasana kota ini sangat nyaman dan tidak macet akibat ulah mereka yang suka berhenti dan berbelok sesuka hati tanpa memikirkan pengemudi yang lain.
Sopir Mikrolet yang ugal-ugalan, tidak tersertifikasi dengan mobil yang sudah sangat tidak nyaman (ceper dengan per mobil yang keras, menyetel musik tidak tahu aturan) dan suka merokok sembarangan dalam mobil tanpa memikirkan penumpang di dalamnya ada bayi atau ibu hamil sebaiknya dihapuskan oleh pemerintah.
Saya juga suka naik mikrolet tapi lama-lama gerah juga dalam mikrolet yang jalannya kayak siput, tiap depan lorong pasti melambat dan sopirnya sibuk clingak-clinguk cari penumpang di sembarangan tempat.
Berarti sekarang tinggal menunggu pemerintah segera membangun trotoar-trotoar yang lebar dan nyaman, memugar halte-halte bus dan segera mengaktifkan mini bus way atau moda transportasi umum dengan daya angkut 30-40 penumpang ber-AC plus Wifi yang pernah diwacanakan dulu malah terparkir percuma dan tertunda karena mikrolet demo waktu itu.
Kapan ada perubahan transportasi umum kalo bentar-bentar ada kemajuan mereka demo??
Mikrolet yang melakukan demo karena alasan adanya taxi dan ojek online seharusnya berpikir lebih sederhana, seperti bedagang saja, bila dagangan mikrolet sepi... yah sopir itu segera mendaftar saja menjadi supir taxi online atau ojek online yang lagi hits, toh mikronya juga bukan punya mereka..mudah kan?
Gitu aja kok repot..
Sejujurnya.. dan sejujur-jujurnya tidak ada satupun warga manado yang menggunakan mikrolet menyukai apalagi mencintai moda trasnportasi ini.. naik mikro itu karena terpaksa....

Josep Awaloei:
Ternyata Manado itu indah tanpa mikrolet. Dan ternyata kemacetan yg ada selama ini biang keroknya mikrolet. Perlu ada pengaturan yang ketat pada mikrolet juga sopir2nya. Pemerintah harus berlakukan sistem genap ganjil mikrolet beroperasi. Dan mikrolet yang sudah kadaluarsa tidak lagi boleh diizinkan beroperasi, harus di musnahkan

Briano Erico:
Ini qt musti komen... SETUJU! Wujudkan laju2.. kalo perlu dinas perhubungan lgsg dokumentasikan ni kejadian kong beking simulasi kalo mikrolet tetap beroperasi seperti apa, kalo mikrolet tidak beroperasi seperti apa... bisa dijadikan landasan empiris buat pengambilan keputusan pemimpin daerah nnti...

Jenny Yeye Kalalo:
BERARTI PEMKOT HRS INOVATIVE......KERJA CEPAT.....WUJUDKAN RENCANA TREM DAN BUSWAY SEGERA ...... DAN AKAN LEBIH HEBAT LAGI KALAU BUSWAY DAN TREM ITU DIBUATKAN JALAN BARU SEPANJANG PESISIR PANTAI BULOVARD 2....MENADO AKAN TERLIHAT SEPERTI MANHATTAN NEW YORK CITY......AMIN AMIN AMIN

Reynold Wuisan:
Mikro/Angkot jgn di hapus.. tp setelah bertahun tahun menjadi biang utama kemacetan di Kota, maka perlu di cari solusi salah satunya di kurangin secara bertahap. Karna yg saya amati di atas 60% Mikro KOSONG alias tanpa penumpang brrkeliaran dan cukup meresahkan etika mereka dlm berlalu lintas.

Rendy Tambengi:
AKSI BELA MIKRO. 1 hari nda ada mikro, msyarakat belajar berpaling pa gojek dll. sia-sia nda dapa setoran.

Charles Makikama:
Momen yang pas untuk menghapus mikrolet dr kota Manado. Berikan batasan area operasional untuk ke area urban saja, dan optimalkan mini bus trans kawanua yang lebih banyak kapasitas muatnya dan lebih tertib karena berhenti di halte yang sudah tentukan dan tentunya nyaman karena full AC. Kemudian optimalkan transportasi tanpa trayek (online) yang layanan nya lebih bagus dan nyaman, bisa jemput/antar sampai tempat tujuan 😁

Hesty Wangean Kaloh:
Koment rata2 tdk lagi suka mikro.. Bye Mikro..your time's up!!  Move on jo kwa mikro..
Pemerintah Kota Manado please..so boleh stow di atur ulang kang depe ijin nie mikro2..

Ferry Tamon:
Sopir angkot di Manado (sebagian besar stou), nyetir mobil seenaknya saja/tdk tertib/tdk disiplin. Kalau transportasi online, bersih sopan tertib di jalan ramah kpd penumpang. Mari torang dukung keberadaan transportasi online.

Ronald Maurits Satikens:
Kt hrs ajungkan jempol utk para mikro yg hari ini telah membuat kota manado bebas dr kemacetan. Mudah-mudahan demo terus spy manado boleh jd kota tdk termacet

Nardus Sumera:
KALO Mayoritas penduduk Manado merasa sejahtera tanpa mikro, bagusnya beking PETISI jo Kong ditindaklanjuti oleh wakil2 Rakyat termasuk torang pe aktivis2 parpol

Julienda Mandagi:
Setuju klo bisa mikro di kurangin lah....jgn msk dlm pusat kota bukan anti mikro tp klo bisa lebih maju Tampa mikro knapa tdk....(fb)


« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment